NABIRE – Tidak adanya laporan penyaluran paket Sembako dari kelurahan di Distrik Nabire, ikut menghambat penyaluran tahap III untuk jatah Juli 2019.

Hingga Senin (13/7) baru 1 kelurahan melapor penyaluran paket Sembako.

Sekalipun Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Ishak sudah mengingatkan kepada lurah se Distrik Nabire, usai evaluasi penyaluran paket Sembako tahap pertama, Mei lalu, agar mencatat setiap penerima paket Sembako dan segera melaporkan penyalurannya kepada pemerintah melalui Dinas Sosial, ternyata hingga Senin kemarin (13/7), baru satu kelurahan melaporkan penyelurannya kepada pemerintah.

Sedangkan laporan dari 8 lurah lainnya belum masuk.

Pekan lalu, Dinas Sosial Kabupaten Nabire menyurat kepada Lurah se Distrik Nabire agar segera menyampaikan laporan penyalurannya.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Zakeus Petege saat dikonfirmasi soal laporan penyaluran paket Sembako dari lurah, Senin (13/7) mengatakan baru 1 kelurahan yakni Kelurahan Nabarua sudah memasukkan laporan penyalurannya.

Sedangkan lainnya, belum masuk.

Dalam pertemuan dengan para lurah se Distrik Nabire, usai evaluasi penyaluran paket Sembako tahap pertama, Kepala Dinas Sosial, Ishak mengingatkan, setiap penyaluran paket Sembako hendaknya mencatat nama, nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga sebagai bukti laporan kepada pemerintah melalui bupati yang disampaikan ke Dinas Sosial di daerah.

Saat itu, Ishak juga mengingatkan, penyaluran tahap berikut akan dilaksanakan setelah ada laporan distribusi paket dari kelurahan kepada warga dengan memperhatikan kriteria penerima paket yang ditentukan pemerintah.

Akibat belum masuknya laporan dari para lurah, menurut pantauan media ini, Dinas Sosial belum mulai packing paket Sembako.

Bahkan terkesan masih sepi dengan packing paket untuk tahap III yang dijadwalkan penyalurannya bulan ini.(ans)