NABIRE - Melihat kondisi timbunan sampah yang berada di seputar Terminal Oyehe, kian hari makin tinggi timbunannya dan juga makin melebar akibat ulah kita yang tidak bertanggung jawab ikut menjaga kebersihan kota Nabire, sementara kita ketahui bahwa Terminal Oyehe merupakan jantung kota dari Kabupaten Nabire. Dimana terminal Oyehe merupakan pusat pembelanjaan serta pusat transit penumang dari semua jurusan taksi atau angkutan umum termasuk ojek, namun dengan kondisi tumpukan sampah yang tak pernah diangkut dan kini telah mengeluarkan bauh tak sedap, sementara arus penumpang transit dari terminal Oyehe terus berjalan lancar tanpa adanya hambatan. Dari hasil pantauan wartawan Papuapos Nabire semenjak tahun 2017 hingga awal tahun 2018, tumpukan sampah yang ada di terminal Oyehe bukan berkurang akan tetapi semakin menjadi bukit dan meluas ke bawah, keatas dan ke timur, sehingga terminal Oyehe bisa kembali dijuluki terminal sampah keramat yang tak pernah diperhatikan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebersihan. Dan telah kita ketahui bersama Pemkab Nabire kerap kali membuat kegiatan memerangi sampah, namun kegiatan tersebut hanya sebatas kata-kata yang bersifat sementara. Sementara di sejumlah tempat termasuk pasar-pasar yang ada di kota ini sampah terus menumpuk yang tak ada habisnya akibat perilaku kita semua. Untuk itu, disarankan kepada pemerintah agar membuat gebrakan baru dengan meminta kepada aparat kelurahan/kampug hingga RT dan RW agar bertanggung jawab atas kebersihan sampah di lingkungan masing-masing, dengan meminta tiap warga bertanggung jawab atas sampah rumah tangga yang bisa diantar ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), agar kota ini tidak lagi dipagari dengan sampah. Hal lain yang harus diterapkan oleh pemerintah agar meminta masyarakat yang berjualan di Terminal Oyehe pada sore hari dapat dihentikan dan masyarakat yang berjualan diarahkan ke Pasar Kalibobo, Karang dan Pasar Sore KPR Nabarua, karena dengan dijadikan Terminal Oyehe sebagai pasar maka sampah terus akan menumpuk dan fungsi terminal akan hilang. (des)