Teguh Wiyati: Walaupun di Kursi Roda, Tetap Melayani Anak-Anak Memberikan Ilmu
NABIRE - Inilah pengakuan salah seorang Guru Teguh Wiyati, A.Ma,Pd yang merupakan guru senior di SD Negeri 02 Kali Semen yang telah mengabdi
Bagikan
NABIRE - Inilah pengakuan salah seorang Guru Teguh Wiyati, A.Ma,Pd yang merupakan guru senior di SD Negeri 02 Kali Semen yang telah mengabdi sebagai guru sejak Kabupaten Dati II Paniai hingga kini Kabupaten Nabire, dimana pada tahun 1985 sudah mengabdikan diri sebagai guru di SD Negeri Topo, SD Negeri Urumusu Distrik Uwapa. Dengan demikian Ibu guru Teguh Wiyati telah mengabdi sebagai guru di Kabupaten Nabire selama 35 tahun, dimana selama 29 tahun dirinya mengabdi sebagai guru di SD Negeri 02 Kali Semen Distrik Nabire Barat, sehingga dirinya wajar disebut guru senior yang telah mengabdi tanpa pampri untuk memberikan pengetahuan bagi generasi negeri ini. Pada saat berdiskusi bersama wartawan media ini, Senin (10/2), di seputar teras depan Kantor Kepala Sekolah dan dewan guru SDN 02 Kali Semen, guru Wiyati secara tegas mengatakan, saat mengajar diatas kursi roda ini tak masalah baginya, yang penting mempunyai jiwa semangat untuk memberikan ilmu kepada anak-anak masyarakat yang ada di daerah ini. Karena dengan pengabdian yang tulus sebagai guru di SDN 02 Kali Semen diharapkan kelak akan lahir generasi penerus bangsa yang berkarakter, bermoral dan berilmu atau pengetahuan dimasa yang akan datang dan akan tampil sebagai generasi yang dapat melanjutkan pembangunan di wilayah Kali Semen secara khusus, juga bagi Nabire secara umum. Untuk itu, guru Teguh Wiyati telah ditempatkan atau ditugaskan di SDN 02 Kalisemen semenjak tahun 1991, sehigga sakit yang telah dideritanya bukanlah halangan untuk melayani anak-anak murid, sehingga dengan jujur Ibu Wiyati mengatakan, jika ia terlambat sangat malu dengan teman–teman guru yang lain. Sehingga untuk saat ini, ibu guru Teguh Wiyati diberikan tugas mengajar di kelas I SDN 02 kali Semen dan diatas kursi roda. “Inilah ibu guru yang memberikan ilmu pengetahuan bagi generasi atau anak-anak masyarakat di Kampung Kali Semen,” tutur ibu tiga anak ini dengan senyum.(des)
Bagikan artikel ini



