Tiga Hal Perlu Diperhatikan Sekolah Saat Penerimaan Murid Baru
NABIRE - Di awal tahun pelajaran 2021/2022 mendatang, semua sekolah diingatkan untuk patuh dan taat pada tiga ketentuan zonasi penerimaan mu
NABIRE - Di awal tahun pelajaran 2021/2022 mendatang, semua sekolah diingatkan untuk patuh dan taat pada tiga ketentuan zonasi penerimaan murid baru. Hal ini dilakukan agar ada pemerataan murid di semua jenjang satuan pendidikan.
Zonasi yang pertama adalah zonasi jarak rumah peserta didik dan sekolah sebesar 50%. Zonasi yang kedua adalah zonasi afirmasi bagi putra dan putri Papua sebesar 40%. Dan zonasi pindahan sebesar 10 %.
Berdasarkan data dan fakta di lapangan, pada sekolah–sekolah yang dikatakan sekolah besar dan masuk kategori sekolah unggulan, murid Orang Asli Papua (OAP) sangat kurang jumlahnya. Sehingga diharapkan kepada semua sekolah besar dari tingkat SMP, SMA dan SMK harus memberikan perhatian khusus bagi anak-anak asli Papua. Dan catatan tidak ada sekolah yang menerima murid baru melebihi jumlah rombongan kelas yang tersedia.
“Terkadang dinas membuat aturan yang ketat ke semua sekolah, namun faktanya di lapangan dibuat lain oleh pihak sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (31/5).
Dengan demkian terkesan dipahami oleh masyarakat bahwa dinas jalan sendiri dan sekolahpun jalan sendiri. Sementara kebijakan dinas demi kepentingan semua sekolah yang ada di Nabire.
Sehingga diharapkan kepada semua sekolah yang dimulai dari daerah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (3T) hingga semua sekolah di kota agar dapat melihat dan mempedomani tiga hal sistim zonasi dalam penerimaan murid baru. Untuk itu diharapkan dengan sistim zonasi afirmasi kita dapat memberikan kesempatan bagi putra dan putri OAP untuk bisa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di semua sekoah favorit.
Dan kepada semua sekolah yang dikategorikan sekolah favorit mulai dari tngkat SMP, SMA dan SMK diharapkan tidak menambah lagi kelas baru. Tetapi terima murid baru sesuai kelas yang tersedia.
”Jangan lagi ada tawaran ke orang tua murid untuk tambahan kelas baru,” tambahnya. (des)
Bagikan artikel ini



