NABIRE-Melalui rapat yang digelar Sub Suku Waoha di Kampung Sima, Distrik Yaur Kabupaten Nabire Papua, Jumat (26/06/20), menyepakati dan memutuskan tiga agenda penting. Melalui keterangan pers yang diterima papuaposnabire, Humas Suku Besar Yerisiam Gua, Sambena Inggeruhi mengatakan, tiga poin kesepakatan sub Suku Waoha adalah agenda penting kedepan yang harus ditindak lanjuti pihak suku Waoha. Sambena menyebutkan tiga angenda tersebut adalah, pertama Pengembangan kampung baru bagi masyarakat Waoha di jalan trans Papua antara satuan pemukiman (SP) Wami Jaya dan Kali Bambu, kedua penetapan cadangan wilayah hutan yang dilindungi sebagai museum alam edukasi, dan ketiga adalah memangkat Ketua-ketua marga. Dijelaskan Sambena, Suku Waoha adalah sala satu sub suku dari suku besar Yerisiam Gua yang membawahi 4 (empat) marga yakni Hanebora, Inggeruhi, Refasi dan Money. Terkait hutan lindung yang akan dijadikan sebagai museum alam edukasi, Sambena mengaku, Bersama kepala Sub Suku Waoha dan warga suku merencanakan tanggal 5 Juli 2020 akan dipancang papan nama museum alam. “iya selanjutnya hutan tersebut akan disasi untuk dijaga demi anak cucu kami pada masa-masa yang akan datang,” tuturnya. (eby)

 

Baca berita lengkapnya di Papuapos Nabire edisi Senin 29 Juni 2020 atau kunjungi www.papuaposnabire.com