NABIRE - Dalam rangka meningkatkan pelayanan program dilaksanakan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, salah satunya Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) khususnya pada Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), Kamis (8/8/2019) siang kemarin digelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama mitra kerja.Selain dalam rangka tersebut, kegiatan Monev berlangsung di L’Price Lantai 2 Jalan Yos Sudarso Nabire ini juga untuk mengetahui sejauhmana pelaksanakan pelayanan di Pusat Layanan Kecelakaan Kerja yang ada, seperti di BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Nabire maupun di klinik-klinik serta guna melihat kendala-kendala yang dihadapi selama ini.Pihak BPJS Ketenagakerjaan, dalam hal ini Kantor Cabang Perintis (KCP) Nabire yang merupakan bagian wilayah kerja Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mimika tentunya sangat berharap dalam pelaksanaan pada PLKK di Nabire dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama, sehingga perlu adanya monitoring dan evaluasi di waktu tertentu. Kepala Bidang Pelayanan Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Darmawati Arifin dalam wawancaranya dengan mengatakan, dalam setiap tahunnya pihak BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan Monev terhadap kerjasama kami dengan mitra kerja di PLKK, yang mana dalam pelayanannya tentu ada kendala-kendala yang dihadapi.Dengan harapan, lanjut Darma sapaan akrabnya, melalui monitoring dan evaluasi PLKK BPJS Ketenagakerjaan ini kendala yang dihadapi di lapangan kita bicarakan bersama dan pastinya mencari jalan keluar atau solusi untuk mengatasinya. “Kedepannya kita mencoba bersinergi bersama dengan mitra kerja kami guna peningkatan pelayanan PLKK kepada peserta, khususnya layanan terbaik pada jaminan pasca keselamatan kerja tersebut,” jelasnya.Menjawab pertanyaan media ini terkait kendala yang dihadapi selama ini, Darmawati mencontohkan, seperti ketika peserta BPJS Ketenagakerjaan datang atau masuk klinik dan rumah sakit, lantaran kurang koordinasi maka tidak terlayani dengan baik, bahkan mungkin harus menunggu. Ini yang coba kami bicara bersama dan mencari jalan keluarnya, termasuk menyangkut standar ruang kelas yang ditempat peserta BPJS Ketenagakerjaan, yakni ruang kelas 1.Dari beberapa hal tersebut, sesuai pantauan langsung awak media ini kemarin dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut sempat dibicarakan dan dicarikan jalan keluar terbaik guna peningkatan pelayanan, khususnya pada Pusat Layanan Kecelakaan Kerja bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan kedepan. Dan kegiatan Monev ini ditutup dengan ramah tamah, pemberian souvenir dan foto bersama.(wan)