NABIRE – Tidak sedikit warga Nabire yang akan kembali pulang, harus kembali merasa kecewa.

Alih-alih sudah bersusah payah mengurus segala persyaratan hingga sudah membeli tiket pesawat, akhirnya harapan kembali pupus untuk bisa kembali pulang.

Lantaran akses transportasi udara ke daerah ini kembali ditutup oleh Asosiasi Bupati Meepago. 

Penutupan akses transportasi udara ini merupakan hasil rapat Asosiasi Bupati Meepago yang digelar di ruang rapat Setda Nabire, Kamis (16/7) kemarin.

Walaupun ditutup, para bupati ini berjanji akan memfasilitasi pelajar yang akan studi di luar wilayah Meepago.

Siaran pers, nomor: 007/ABM/VII/2020 yang dirilis Kabag Humas Setda Nabire menyebutkan, pada Kamis, 16 Juli 2020, bertempat di ruang Rapat Setda Kabupaten Nabire, ABM terdiri dari Bupati Nabire, Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, dan Bupati Intan Jaya telah mengadakan rapat untuk membicarakan penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayah Meepago dan menyepakati beberapa hal.

Pertama, berkenaan dengan ditemukannya satu kasus Covid-19 dalam penerbangan dari Jayapura ke Nabire pada tanggal 8 Juli 2020 dan dengan memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Meepago, maka akses transportasi udara ditutup kembali selama dua minggu kedepan terhitung hari ini (Kamis, 16 Juli 2020).

Akses transportasi laut dan darat tetap mengikuti keputusan sebelumnya sambil mengikuti perkembangan Covid-19.

Kedua, para pelajar yang telah tamat SMP dan SMA/SMK/Ma dari wilayah Meepago (Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Kabupaten Intan Jaya) yang hendak melanjutkan studi di luar Nabire akan difasilitasi oleh para bupati Meepago.

Terkait dengan hal ini, para pelajar yang hendak studi di luar wilayah Meepago agar segera mendaftarkan diri di Kantor Bupati Nabire dengan membawa surat keterangan lulus dari sekolah masing-masing pada hari Jumat, 17 Juli 2020 dan Sabtu, 18 Juli 2020.

Poin selanjutnya, keputusan ini wajib dilaksanakan oleh semua pihak dan akan dievaluasi kembali setelah dua minggu sejak diputuskan.

Demikian kesepakatan bersama ini dibuat untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.(wan/eby)