NABIRE - Tungku Api Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yosep Nabar yang diselenggarakan dengan kegiatan doa rosario bersama, perayaan misa dan mengikuti materi rohani para OMK, Misdinar dan Sekami serta orang tua yang dilaksanakan meriah.  

Pantauan pada hari Jumat (30/10), bertempat di Gereja Katolik Santo Petrus Bumi Mulia/SPC.

Tema: Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada-Ku saja dan cintailah aku lebih dari segala sesuatu’.

Dengan sub tema ‘Tuhan adalah Allah yang cemburu, Allah yang menuntut kesetiaan manusia kepada-Nya’.

Sebelum memulai diawali dengan doa rosario bersama yang dipandu oleh petugas dari OMK di gereja setempat diadakan lima peristiwa sedih secara bersama hingga berakhir dan dilanjutkan perayaan misa dipimpin oleh Pastor Paroki Pastor Injonito Gerry Da Krus SCH.P.

Perayaan misa Tungku Api OMK, pastor dalam kotbahnya mengatakan sembah berhala berarti manusia tidak boleh memiliki Allah-allah lain.

Gereja melarang segala bentuk takhayul dan ketidakpercayaan Katemismus gereja katolik.

Gereja melarang untuk percaya sia-sia, gereja melarang untuk percaya pada segala bentuk ramalan, kartu karot, horoskop, astrologi, paranormal, dukun dan petunjuk-petunjuk lain dan sebagainya.

Gereja melarang untuk percaya pada berbagai bentuk praktik magis dan sihir.

Salah satu contoh Allah-Allah lain yang sembah di zaman modern di kalangan kaum muda ketika kita mentuhankan HP.

Anak muda ke gereja tidak bawa Alkitab dan Mahda Bakti dan Rosario, tetapi jika dalam perjalanan ke gereja dan lupa Alkitab maka ia biarkan sesuaikan saja.

Banyak anak muda mempunyai Alkitab dan Mahda Bakti dan Rosario, tetapi memiliki HP Android  yang mahal. 

Dia mentuhankan, mengidolakan waktu dihabiskan berjam-jam untuk online main game, messenger, Wa tetapi tidak punya waktu untuk membantu orang tua dan berdoa.

Dampak mentuhankan Hp adalah kaum muda menghabiskan banyak waktunya hanya untuk main Hp ketimbang belajar.

HP tidak salah yang memakainya menentukannya yang sedang salah, kehilangan akal sehat dan kesadaran rohaninya. 

Dan seusai perayaan misa OMK akan dilanjutkan dengan materi pembinaan iman katolik yang benar dan baik kalian punya denda-denda yang besar-besaran yang dibayar pada saat masalah itu tidak benar kalian sebentar pulang kasih tau bapak dan mama.

“Saya mau sekolah jadi lebih baik bapak dan mama biaya sekolah saya, kalian punya pergaulan tidak benar juga stop mulai sekolah kasih tau bapa dan mama saya mau sekolah biaya sekolah saya supaya kalian tidak rugi kedepannya,” pungkasnya.(modes)