NABIRE – Pewarta Kring Bumiworejo, Willem Boga mengingatkan kepada umat Khatolik Paroki St. Anthonius Bumi Wonorejo agar hendaknya mengikuti suara hati masing-masing dalam memilih tiga pasangan calon (Paslon) saat PSU Pilkada Nabire mendatang. Diibaratkan seperti Sebedeus yang setia mengikuti Yesus.

Kata dia, sekalipun anaknya meninggal, dia tetap mengikuti perjalanan Yesus keliling mewartakan Injil. Demikian juga halnya, saat menjelang pemungutan suara PSU Nabire ada oknum-oknum tertentu menawarkan kepada kita sejumlah uang untuk membeli hak suara untuk meraih kemenangan.

vOleh sebab itu, Willem Boga mengajak mengikuti sikap seperti Sebedeuz yang setia dengan Yesus. Kata dia, kita juga ditantang untuk memegang teguh iman kita dengan tidak tergiur dengan tawaran uang demi harga diri dan keyakinan iman kita. 

Hendaknya kita juga teguh dengan iman dan pilihan kita masing-masing dengan tidak terpengaruh dengan tawaran sesaat.  Apalagi mengajak kita untuk berpindah dan memilih dengan pilihan yang tidak sesuai dengan nurani dan suara hati.

Dalam kotbahnya saat ibadah, Minggu (27/6), pewarta Willem Boga mengajak tidak murah hati dan mau kalah dengan uang. Tetapi sebagai Katolik hendaknya tidak terpengaruh dengan hal-hal yang menggoyang suara hati dan nurani.  Seperti kisah Sebedeus yang setia untuk memilih mengikuti Yesus, sekalipun di rumah anaknya meninggal.  

Willem mengingatkan sebagai hadiah kesetiaan Sebedeuz, anaknya dibangkitkan. Kesetiaan pada suara hati dan nurani, tetap pada pendirian kita, secara iman, kita menang dan mengalahkan ajakan-ajakan sesaat. (don)