NABIRE - Kegiatan suntikan vaksin bagi anak sekolah usia 12 hingga 17 tahun yang dilaksanakan pada Sabtu 4 September 2021 mendatang, akan diarahkan pada seluruh Puskesmas terdekat di mana anak tinggal.

Sehingga diharapkan kepada para kepala sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK, agar secepatnya mendata peserta didik yang sudah vaksin dan yang belum divaksin.

Dengan demikian pada hari Sabtu 4 September 2021, semua peserta didik dapat diarahkan sesuai tempat tinggal ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan suntikan Vaksin. Dan bagi murid yang telah divaksin dan bagi anak didik yang tidak disetujui orang tua untuk mendapatkan suntikan vaksin tetap mengikuti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah masing-masing.

“Selaku kepala dinas ingin agar semua murid divaksin agar kita bisa melaksanakan KBM tatap muka 100 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (31/8/21). 

Namun semua ini selaku kepala dinas dan para kepala sekolah mengembalikan pada orang tua murid dan masyarakat untuk memutuskan. Karena kita ingin dengan vaksin anak mendapatkan tambahan ketahanan tubuh.

Sebab dengan mendapatkan pelayanan suntikan vaksin anak usia sekolah terhindar dari penyebaran virus Corona. Jika sudah terhindar dari Covid-19 maka kita terhindar pula dari kematian akibat wabah Corona.

Dan diharapkan kalau semua peserta didik dari satuan jenjang pendidikan SMP, SMA dan SMK sudah mendapatkan pelayanan suntikan vaksin, semua murid bisa mengikuti KBM tatap muka sesuai ketentuan kurikulum pendidikan.(des)