NABIRE – Akhir-akhir ini kasus tindak kriminal di wilayah hukum Polres Nabire, khususnya kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) mulai marak terjadi. 

Menanggapi hal tersebut, mewakili Kapolres Nabire, Kasat Reskrim Polres Nabire Iptu Abdul Gani Wildan, SE menegaskan para pelaku tindak kriminal Curanmor single factor atau pelaku tunggal.

Maksudanya jelas Kasat Reskrim, dari beberapa kasus yang terjadi dan telah dilaporkan ke pihak Polres Nabire serta masuk ke Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire dapat disimpulkan awal, bahwa pelakunya tunggal.

Rata-rata, tambah mantan Kasat Reskrim Polres Paniai ini, kasusnya terjadi karena ada kesempatan.

“Di sini tidak seperti di kota-kota lain kalau saya melihat, pelaku tunggal yang bermain untuk kasus Curanmor.

Tidak ada mengkoordinir mereka dan kasus muncul karena ada atau melihat kesempatan,” tandas Wildan.

Untuk itu, mewakili pihak Polres Nabire dirinya mengimbau dan mengharapkan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tidak memberi kesempatan pada para pelaku Curanmor.

Terkait upaya dan tindakan dalam pengungkapan kasus tersebut secepat mungkin, Kasat Reskrim Wildan mewakili Pjs Kapolres, Wakapolres Nabire memintan dukungan semua masyarakat dalam mengungkap kasus yang belakangan ini marak terjadi. 

Karena kami, imbuh mantan Kapolsubsektor Bandara Nabire itu, bisa atau dapat mengungkap atau sesegera mungkin menangkap para pelaku Curanmor ini mungkin atau pastinya ada bantuan dari semua pihak, terutama masyarakat di daerah ini.

“Andil masyarakat dalam memberikan informasi kepada kami untuk kami tindaklanjuti itu sangat kami harapan.

Selain masyarakat, para pengusaha bengkel ataupun lainnya ketika melihat atau sedang menerima servis kendaraan yang notabene mencurigakan dapat dilaporkan kepada kami.

Sekecil apapun informasi masyarakat, tentunya sangat kami butuhkan dalam menindaklanjuti dan mengungkap sebuah kasus, termasuk kasus Curanmor ini,” pungkasnya.(wan)