JAYAPURA – Yakobus Degei, seorang seniman yang merupakan anak asli dari Apogomakida, Distrik Piyaye, Kabupaten Dogiyai, telah menggarumkan nama Provinsi Papua.

Baru-baru ini dirinya berhasil mengukir prestasi di bidang seni lukis pada event pekan seni dan budaya tingkat Asean yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara.

Kepada media ini melalui sambungan telepon, Senin (23/3/2021), Yakobus Degei menuturkan, Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi peserta dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni dan budaya, melalui event tersebut.

Utusan Papua dan Papua Barat dari Jayapura, Yakobus Degei seniman di bidang lukis yang pernah mengharumkan nama baik Papua.

  “Hal ini menjadi landasan kehidupan masyarakat.

Pendorong bagi kemajuan suatu daerah tentunya kemajuan dan kesejahteraan kedua propinsi ini, Papua dan Papua Barat,” ujarnya melalui sambungan teleponnya.

Dikatakan, setelah dirinya mengukir prestasi luar biasa melalui bidang seni lukis, menjadi obyek perhatian tersendiri.

Tampak keunikan tersendri lukisan Tapeubawi dalam bentuk koleksi memakai busana koteka.

  Dalam benaknya, Yakobus Degei melalui seni dan budaya Papua mensejahterakan masyarakat.

Dalam pengalaman yang dia miliki seperti kegiatan seni dan budaya Pemkot Jayapura juga pemerintah Provinsi Papua.

Kegiatan yang dilakukan bidang seni dan budaya di Monas Jakarta.

  Yakobus Degei anak asli Apogomakida ini, memukau pengunjung dalam pekan seni dan budaya tingkat Asean di Manado baru–baru ini.

Melalui lukisan tersebut apresiasi dan kecintaan masyarakat pengunjung tentunya budaya Papua dan Papua Barat.

  Ketua panitia seni dan budaya menyampikan salut orang Papua bisa tampil dengan baik.

Hal itu merupakan satu warisan nusantara yang perlu kita pelihara maupun dalam pelestarianya anak Papua yang bisa ikut kegiatan seni dan budaya di tingkat Asean, nasional dan internasional.

Salut dan apresiasi tersendiri melalui seni lukisan Tapeubaikawi Auki Tekege nama adat dalam bentuk busana koleksi pakai koteka itu.

Semua tamu yang datang ingin melihat dari dekat seni budaya setiap daerah yang diwakilinya.

Seperti tarian mabiri dari Papua Barat.

Yakobus Degei mengatakan, pemerintah derah diminta agar di bidang seni dan budaya tidak dipandang sebelah mata.

Mengangkat budaya daerah situs yang ada untuk dipromosi sebagai informasi.

  Kata Yakobus Degei, Distrik Piyaye dan Sukikai Selatan daerah yang dilikapan (adaku) oleh segala kemajuan pembangunan.

Yakobus sebut lima puluh tahun Gereja Pribumi Modio dan Arca Auki Tekege perlu dipromosikan keluar.

Mimpi besar Yakobus Degei menampilkan rumah adat Mee Koteka Moge.

  Tingkat Asean noken menjadi budaya leluhur dunia, seni dan budaya tak boleh menjadi kuburan.

Mendatangkan manusia dan uang maka pemerintah derah buka mata dan lihat itu.

Yakobus Degei kumpulkan sejumlah penghargaan dan piala melalui bidang melukis dengan alamat di rumah kediamannya di Bayangkara Pemancar Kota Jayapura. (don)