Yayasan Rumsram Siap Melatih Tulis Baca Anak-anak
NABIRE – Yayasan Rumsram, Biak menawarkan dan siap untuk memberikan pembelajaran tulis dan baca kepada anak-anak usia dini, terutama a
NABIRE – Yayasan Rumsram, Biak menawarkan dan siap untuk memberikan pembelajaran tulis dan baca kepada anak-anak usia dini, terutama anak-anak Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III di Kabupaten Nabire, mulai awal tahun 2021.
Yayasan ini telah berhasil melatih tulis dan baca kepada anak-anak di Biak dan Supiori sehingga bertekad memberikan dasar-dasar ilmu pengetahuan dengan meletakan kemampuan tulis baca sebagai modal.
Akhir pekan lalu, Ketua Yayasan Rumsram, Ishak Matarihi didampingi konsultan dari UNICEF, Samuel Kareth bertemu dengan DPRD Nabire yang diterima Ketua Fraksi Nabire Bersatu, Rohedi M Cahya bersama Ketua Komisi B, Udin Mardin dan anggota Komisi A, Sambena Inggeruhi di ruang kerja, Rohedi M Cahya.
Ishak Matarihi dan Semuel Kareth dari Yayasan Rumsram meminta dukungan dewan atas rencana dan kesiapan yayasan untuk memberikan pembelajaran tulis baca kepada anak-anak di daerah ini.
Ishak dan Semuel, sebelum menyampaikan tujuannya ke Nabire kepada dewan, sebelumnya sudah bertemu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
Usai menyampaikan rencananya kepada dewan, Ishak dan Semuel kepada media ini mengatakan, sudah lama Yayasan Rumsram menangani program pendidikan literasi khusus tentang belajar baca tulis bagi anak-anak pemula khususnya anak-anak yang duduk di kelas I hingga kelas III agar mahir di dalam menulis dan membaca sebagai dasar pengetahuan sehingga ketika sudah memasuki kelas-kelas berikutnya, anak-anak lancar menulis dan membaca sehingga tidak merepotkan guru untuk mengajar baca tulis kepada anak-anak.
Ishak menjelaskan, yayasan memilih program literasi karena kemampuan baca tulis ini merupakan dasar bagi anak-anak saat di sekolah dan dasar untuk mengetahui ilmu pengetahuan.
Sementara itu, kemampuan baca dan tulis anak-anak kita kadang rendah, bahkan tidak mampu baca tulis sehingga hal ini harus kita rubah dengan menanamkan kemampuan baca tulis sejak kecil, ketika masih berada di kelas rendah.
Ketika ditanya, model pembelajaran yang akan diberikan untuk melatih anak-anak supaya mampu baca dan tulis, Ishak mengatakan pihaknya akan mendampingi guru di kelas untuk melatih anak-anak membaca dan menulis sehingga anak-anak mampu baca dan tulis secara lancar.
Yayasan Rumsram akan mendampingi guru di kelas untuk melatih anak-anak belajar menulis dan membaca.
Dan materi pembelajarannya lokal, mengenalkan apa yang ada di daerah, tidak mengajarkan seperti budi, kereta api yang abstrak bagi anak-anak.
Menjawab pertanyaan, target sekolah yang akan dibina yayasan, Ketua Yayasan Rumsram, Ishak mengatakan target pertama 10-20 sekolah tetapi berapa banyak sekolah yang akan dibina dan dimana akan ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, yayasan bersama UNICEF hanya menfasilitasi pembelajaran literasi kepada anak-anak.
Sebelumnya, anggota DPRD yang menerima Yayasan Rumsram dan Konsultan UNICEF menyambur baik atas tawaran tersebut.
Karena sebagian dari anak-anak tidak mampu baca tulis sendiri, sehingga apabila ada pihak yang bersedia untuk memberikan pembelajaran baca tulis akan ikut membantu kemampuan anak-anak khususnya kemampuan baca tulis.
Oleh sebab itu, Rohedi M Cahya, Udin Mardin dan Sambena Inggeruhi menyatakan akan mendukung program ini saat sidang bersama eksekutif.(ans)
Bagikan artikel ini



