Yonas Degei : Jika Tak Ada Dana US UN, Saya Tak Ijinkan Anak ikuti Ujian
NABIRE - Tercatat sudah memasuki tahun keempat ini, pada akhir tahun pelajaran di setiap kegiatan ujian akhir atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN), sudah tidak ada lagi dana ujian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Nabire.

NABIRE - Tercatat sudah memasuki tahun keempat ini, pada akhir tahun pelajaran di setiap kegiatan ujian akhir atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN), sudah tidak ada lagi dana ujian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Nabire.
Sehingga membuat para kepala sekolah maupun dewan guru di masing-masing jenjang satuan pendidikan sangat kerepotan dalam menghadapi ujian akhir baik itu tingkat SD, SMP, SMA dan juga SMK pada setiap akhir tahun pelajaran.
Dan tercatat ini sudah memasuki tahun keempat, kegiatan US dan UN menjadi tanggung jawab sekolah masing-masing. Sehingga dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi sasaran utama pembiayaan kebutuhan sekolah termasuk membiayai kegiatan ujian.
Untuk itu Kepala Sekolah SD Negeri/Impres Gamei Jaya Distrik Uwapa, Yonas Degei secara tegas mengatakan, jika akhir tahun pelajaran 2021/2022 pada kegiatan US dan UN tidak ada dana ujian, dirinya tidak mengikutsertakan murid kelas VI pada ujian nanti.
“Sudah memasuki tahun keempat kami para kepala sekolah SD se-Kabupaten Nabire menyelenggarakan ujian tanpa dukungan dana,“ tutur Yonas Degei kepada Papuapos Nabire, Selasa (25/1/22) di seputar halaman kantor Dinas Pendidikan Nabire.
Lanjut Yonas, jangan mempermalukan negara hanya gara-gara tidak ada dukungan dana ujian. Dan apabila selaku kepala sekolah SD Negeri/Impres Gamei Jaya tidak mengikut sertakan peserta kami pada ujian, maka yang bertanggung jawab adalah Pemda dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
Sebab ujian merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Namun faktanya beban dana ujian di masing–masing sekolah sudah bukan lagi beban pemerintah tetapi menjadi beban dan tanggung jawab sekolah.
Untuk itu selaku kepala sekolah SD Negeri/Impres Gamei Jaya akan meminta dan menyampaikan kepada seluruh kepada sekolah SD/Mi baik itu negeri maupun swasta untuk kembali mempertanyakan kepastian dana US/UN dari pemerintah.
Karena sampai saat ini sekolah-sekolah SD tidak mempunyai sumber dana lain, selain dana BOS. Dan bagi sekolah yang muridnya sedikit dipastikan dana tersebut digunakan untuk bayar gaji guru honor dan belanja kebutuhan sekolah. (des)
Bagikan artikel ini



