YPK Harus Bangkit Sendiri
NABIRE – Ketua PSW YP) Kabupaten Nabire, Barnabas Watofa mengatakan, YPK harus bangkit dan mampu untuk berkarya sesuai profesi yang di
Bagikan
NABIRE – Ketua PSW YP) Kabupaten Nabire, Barnabas Watofa mengatakan, YPK harus bangkit dan mampu untuk berkarya sesuai profesi yang dimiliki. Hal ini perlu dikembangkan sesuai bakat yang dimiliki sehingga terwujud visi dan misi yayasaan. “Sebab kita (YPK), tidak bisa berharap banyak dari orang lain tetapi bagaimana membangkitkan semangat dalam diri sendiri. Ini sesuai dengan motto utama yakni YPK bangkit dan bekerja,” kata Barnabas Watofa, bertepatan dangan HUT PSW YPK di Tanah Papua ke–58 tanggal 8 Maret 2020, di Nabire, Minggu (8/3). Mewujudkan pendidikan berkarakter kristen, menurut Watofa, yakni sesuai visi misi yayasan adalah unggul, teladan, arif lokal, mandiri dan alkitabia dengan melibatkan seluruh stakeholder yang dimiliki. Sesuai tema HUT YPK Tahun 2020, ‘biarlah anak–anak itu datang kepadaKu’ dan sub tema ‘melalui peringatak 58 tahun YPK di Tanah Papua, kita bertekad tingkatkan layanan pendidikan secara professional, kreatif dan inovatif’. “Maka anak memiliki hak untuk mendapatkan kerajaan Allah, artinya dia (anak) berhak mendapatkan semua yang dibutuhkan terutama pendidikan,” tuturnya. Lanjut Watofa, kebangkitan YPK telah memenuhi undangan Tuhan Yesus. Sebab yayasan ini adalah rumah pertama peradaban masyarakat Papua. Yang melatih, mengasuh dan membina anak–anak berkwalitas baik. Maka para kepala sekolah dan dewan guru di lingkungan YPK agar melakukan tugas dengan memposisikan diri hamba Allah yang mentransmisikan pengetahuan kepada anak didik, Sebab mutu pendidikan teletak di pundak para pengajar. “Dan bagi orang tua, mempunyai kewajiban untuk mensekolahkan anaknya untuk menjadi orang yang beradab,” lanjut Watofa. Perayaan HUT YPK kata Watofa, dilakukan pada Sabtu (7/3) di lingkungan SMP YPK Emanuel secara intern. Hal ini dikarenakan siswa sedang menghadapi ujian, sehingga tidak rayakan meriah seperti tahun sebelumnya. “Namun jelang HUT, di sekolah–sekolah ada kegiatan yang dilaksanakan yakni kegiatan kebersihan sekolah, ada lomba penataan kelas, ada penyuluhan dari dokter terkait virus corona. Dan hari ini ada ibadah di beberapa sekolah YPK bersama guru dan murid,” kata dia. (pas)
Bagikan artikel ini



