Yulianus Pasang: Belajar dari Rumah Tanggung Jawab Bersama
NABIRE - Kembali dihadapan perwakilan orang tua murid program Afirmasi yang pada Senin (18/5) bertemu dengannya soal dana atau biaya Pemondo
Bagikan
NABIRE - Kembali dihadapan perwakilan orang tua murid program Afirmasi yang pada Senin (18/5) bertemu dengannya soal dana atau biaya Pemondokan, Kepala Dinas Pendidikan juga meminta agar orang tua murid pantau dan mendukung program belajar dari rumah sepanjang liburan Corona. Namun, ada orang tua murid yang mengatakan, program belajar dari rumah yang diprogram oleh pemerintah melalui RRI lewat siaran Ibu Pertiwi memanggil sesungguhnya sangat benar dan baik. Akan tetapi itu bagi orang tua atau anak yang di rumahnya ada Radio dan juga program lewat Hp android, akan tetapi itu juga tidak akan berjalan sesuai harapan dan program belajar dari rumah. Sehingga perlu dicarikan solusi yang lebih baik agar anak-anak murid tetap belajar di rumah, karena melalui RRI dan HP android, tidak semua murid memiliki radio dan Hp yang canggih. Namun selaku Kepala Dinas Pendidkan tetap mencari solusi, dimana anak-anak tidak hanya belajar melalui RRI dan HP android saja, tetapi dirinya akan meminta kepala sekolah dan guru mendata murid yang tidak memiliki radio dan Hp android. Dengan demikian guru akan diminta memberikan materi pelajaran hingga tugas–tugas kepada anak atau peserta didik dari rumah ke rumah, sehingga anak tetap memiliki semangat belajar. Karena sesungguhnya kesuksesan anak dalam bangku pendidikan, bukan hanya ditentukan oleh guru di sekolah atau kelas, akan tetapi pendidikan yang lebih utama dan pertama itu berangkat atau datangnya dari keluarga. Untuk itu, kepada orang tua murid yang ada di wilayah Kabupaten Nabire diminta agar ikut mendorong, mendukung dan mengawasi jalannya proses belajar dari rumah yang kini sedang berlangsung melalui RRI dan Hp atau media online.(des)
Bagikan artikel ini



