Pengumuman Hasil CPNS 2024 Pemprov Papua Tengah Pasca Sanggah
NABIRE - Hasil akhir seleksi CPNS 2024 Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi diumumkan oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa pada Kamis (24/04/2025).
Pencarian
214 artikel cocok dengan pencarian Anda.
NABIRE - Hasil akhir seleksi CPNS 2024 Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi diumumkan oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa pada Kamis (24/04/2025).
INTAN JAYA - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Intan Jaya akan menyerahkan SK CPNS formasi K2 pada Jumat, 11 April 2025 di Sugapa, Ibukota Kabupaten Intan Jaya.
NABIRE - Atas keterlambatan pengumuman hasil Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 yang membuat para Pencari Kerja (Pencaker) terus melakukan demo damai meminta adanya kejelasan. Hal ini membuat Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, turut prihatin mendalam atas dampak yang dirasakan para peserta tes seleksi CPNS.
NABIRE - Ketua sementara Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT), Maksimus Takimai, Rabu (12/02/2025) di halaman kantor DPRPT mempertegas, penerimaan CPNS tahun 2024 di Provinsi Papua Tengah 80 persen Orang Asli Papua (OAP) dan 20 persen non-OAP.
NABIRE - Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP-PPT) Paulina Marey, menegaskan pentingnya pemenuhan hak Orang Asli Papua (OAP) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
NABIRE - Pencari Kerja (Pencaker) kembali mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), Senin (10/2/2025) lalu sekitar pukul 13.00 WIT, dimana salah satu peserta aksi, Nelda, mengatakan dirinya berdiri di tempat aksi bukan untuk dirinya sendiri, kemarin setelah hasil keluar, adek-adeknya melihat data yang terjadi di lapangan mereka menangis.
NABIRE - Pencari Kerja (Pencaker) kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), sekitar pukul 13.00 WIT, dimana salah satu peserta aksi dari Pencaker, Nelda, di halaman kantor DPR Papua Tengah, Senin (10/2/2025) mengatakan, dirinya datang bukan untuk pribadi, kemarin setelah hasil keluar dan adik-adiknya melihat data yang terjadi di lapangan mereka menangis.