Abutmen dan Bronjong Rampung, Tapi Normalisasi Belum
NABIRE - Sudah memasuki pekan ketiga pembangunan, abutmen Jembatan Siriwini telah rampung dibangun kembali. Dilanjutkan pemasangan bronjong sepanjang 26 meter di bagian depan abutmen dan juga di bantaran Kali Siriwini.

NABIRE - Sudah memasuki pekan ketiga pembangunan, abutmen Jembatan Siriwini telah rampung dibangun kembali. Dilanjutkan pemasangan bronjong sepanjang 26 meter di bagian depan abutmen dan juga di bantaran Kali Siriwini.
Namun dengan selesainya pembangunan abutmen dan pemasangan bronjong di Kali Siriwini, bukan berakhir dari ancaman banjir dan longsoran di seputar Jembatan Siriwini. Sebab intensitas hujan akhir-akhir ini lumayan deras.
Disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Nabire melalui instansi teknis agar memikirkan kembali normalisasi Kali Siriwini. Sebab dikuatirkan jika hujan kembali mengguyur Kota Nabire, dipastikan ada banjir dan longsoran susulan di sepanjang Kali Siriwini.
Dan longsoran itu tidak hanya mengancam Jembatan Siriwini. Tetapi juga mengancam rumah–rumah warga masyarakat yang berada di pinggiran Kali Siriwini. Sehingga solusinya perlu dilakukan normalisasi Kali Siriwini.
Untuk itu beberapa warga masyarakat di seputar bantaran kali kepada Papuapos Nabire Rabu (5/10/22) menuturkan, pemerintah tdak hanya membangun kembali abutmen yang longsor serta membangun pemasangan bronjong, tetapi harus ada normalisasi kali.
Sebab dengan adanya pembangunan normalisasi kali, dapat dipastikan akan memberikan perlindungan bagi abutmen jembatan dan tidak ada lagi longsoran di sepanjang sungai. Karena sungai sudah diluruskan dipastikan ancaman itu sangat kecil.
Sehingga diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Nabire melalui instansi teknis untuk kembali memprogramkan normalisasi Kali Siriwini. Agar tidak memberikan ancaman bagi masyarakat saat Kota Nabire diguyur hujan.(des)
Bagikan artikel ini



