Aksi SPWP Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis, Dikawal 467 Personel
Aksi yang melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 12.30 WIT.

NABIRE - Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire terkait penolakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuntutan pendidikan gratis berlangsung aman dan kondusif, pada Selasa (15/9/2026).
Aksi yang melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 12.30 WIT. Selama kegiatan berlangsung, aparat keamanan mengedepankan pendekatan persuasif serta komunikasi dengan massa aksi.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., mengatakan sebanyak 467 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi.
Menurutnya, pengamanan dilakukan sejak massa mulai berkumpul hingga seluruh peserta membubarkan diri secara tertib.
“Aksi penyampaian aspirasi dari adik-adik pelajar dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 12.30 WIT. Secara umum, situasi berjalan aman dan lancar. Komunikasi antara petugas dan peserta aksi terjalin dengan baik,” ujar AKBP Samuel.
Kapolres mengapresiasi peserta aksi dan koordinator lapangan yang dinilai mampu menjaga komunikasi dengan aparat sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan yang menonjol.
Ia mengimbau agar setiap penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara tertib, damai, dan tidak mengarah pada tindakan yang dapat melanggar hukum.
“Kita belajar berorganisasi dan menyampaikan aspirasi dengan baik dan tertib, sehingga tidak perlu ada hal-hal yang mengarah pada tindakan pidana. Sinergi dan koordinasi seperti ini harus terus dijaga demi mempertahankan keamanan, ketertiban, dan kedamaian di tanah Nabire,” tegasnya.
Pengamanan tersebut melibatkan jajaran TNI-Polri, termasuk Lanal Nabire, Kodim, Brimob, serta Satgas Keamanan Wilayah.
Keberhasilan pengamanan aksi kali ini juga dinilai sebagai hasil dari sinergi dan komunikasi yang telah dibangun dalam sejumlah kegiatan penyampaian aspirasi sebelumnya.
Sementara itu Komandan Lanal Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut menjaga situasi tetap aman, termasuk peserta aksi dan insan pers.
“Puji Tuhan, semua berjalan dengan lancar berkat sinergi—bukan hanya kita dari TNI-Polri saja, tetapi juga adik-adik pelajar, mahasiswa, serta rekan-rekan wartawan yang terus mendukung,” ujarnya.
Ia menegaskan, TNI-Polri akan terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Nabire dengan mengutamakan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat.
“Kami akan selalu berusaha menjaga stabilitas keamanan di Nabire. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik, saya pikir semua dapat berjalan dengan lancar. Yang paling penting, semua ini karena jalan dan penyertaan Tuhan bagi kita,” pungkasnya.
Aksi berakhir tanpa insiden menonjol. Setelah massa membubarkan diri, situasi di lokasi kegiatan kembali kondusif dan arus lalu lintas berangsur normal. (luk)
Bagikan artikel ini



