NABIRE - Menyikapi dan menghadapi bulan suci Ramadhan, umat beragama harus saling menghargai dan menghormati.  Hal itu disampaikan Alex Raiki, selaku Kepala Suku Besar Wate Kabupaten Nabire saat buka puasa bersama di Aula Makodim 1705 Nabire bersama Dandim 1705 Nabire dan beberapa anggota Forkopimda Nabire, Jumat (16/4/21)

Dijelaskan Alex Raiki, peristiwa di luar Papua seperti di Makassar, bagian yang tidak diajarkan dalam Firman Tuhan. Kata dia, kita diajarkan untuk saling mengasihi dan menghormati. 

Saat ini Nabire butuh sebuah keamanan dan kenyamanan. Keamanan bukan tugas aparat saja, tapi keamanan daerah ini kembali kepada kita sendiri, keluarga sendiri. 

“Jelang PSU Pilkada Nabire saya selaku tokoh dan jepala suku besar minta untuk selalu aman sehingga hasil dari PSU kita mendapatkan pemimpin di daerah ini,” kata Alex, putra Wate pemilik hak ulayat Kota Nabire ini.

Lanjut Alex, Nabire harus dibangun seperti daerah-daerah lain di Indonesia. 

Kepada penyelenggara Pemilu, juga diharapkan netral dalam pengambilan keputusan. Kita butuh pemimpin di daerah ini. Ketiga figur calon-calon bupati adalah putra putri terbaik yang akan pimpin daerah ini.

Hal senada juga dikatakan John Wayar sebagai Plt. Dewan Adat Papua Wilayah Nabire. (ist)