NABIRE – Aroma suasana hari raya khususnya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) betul-betul terasa di kampung, khususnya kampung eks Satuan Pemukiman (SP) Transmigrasi di Kalibumi dan Wanggar. Semaraknya umbul-umbul di kawasan ini kalah dengan umbul-umbul di kota Nabire. Warga tidak hanya menghiasi kampung dengan aneka warna umbul-umbul tetapi mereka juga membersihkan lingkungan khusus gang dan depan rumah masing-masing sehingga nampak bersih dan berseri.Suasana bertabur umbul-umbul nampak ketika memasuki Kampung Kali Semen (SP II) Distrik Nabire Barat dan Kampung Wiraska (SP A) Distrik Wanggar. Warga tidak hanya memasang umbul-umbul di sepanjang jalan poros tetapi serasi di setiap jalur (gang).Di Kampung Wiraska misalnya, disamping tempat umum seperti di depan sekolah, kantor Kampung dan tempat ibadah, rata-rata terdapat empat buah umbul-umbul di depan rumah warga. Secara swadaya dan partisipasi masing-maing warga memasang umbul-umbul di depan rumahnya.Ini agak beda dengan warga di kota yang dihuni oleh berbagai suku dan budaya, pengusaha, pejabat dan aparat sipil Negara (ASN) serta anggota TNI/Polri. Kesadaran warga untuk memasang umbul-umbul jauh lebih rendah dibandingdengan warga kampung. Bukan hanya warga tetapi masih ada kantor yang belum memasang umbul-umbul atau menghiasi kantor dengan bendera merah putih.Beberapa warga di Kampung Kali Semen dan Wiraska saat dimintai komentarnya secara terpisah menuturkan, sebagai warga Indonesia, kami hanya bisa mewujudkan kegembiraan dan syukur atas kemerdekaan yang dicapai oleh pejuang-pejuang terdahulu dengan memasang umbul-umbul di depan rumah. Rasa hormat masyarakat kampung dengan status sebagai petani, mengungkapkan kegembiraan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan menghiasi kampung, tempat tinggal  warga dan tempat umum untuk warga dengan umbul-umbul.(ans)