NABIRE – Tim balap grasstrack dan motorkross besutan Akhmad Alfian, yang baru dibentuk atau dapat dikatakan secara mendadak menjadi trend bahkan digadang-gadang akan mampu merebut juara umum dari beberapa kelas yang dilombakan. Tim balap yang diberi nama ‘Arsy MX Racing Team’, merupakan gabungan beberapa tim, seperti tim Rimba dan Rant Papua dengan koordinator atau kepala mekanik Hendra Pokemon ini sesuai informasi akan menurunkan sebanyak 12 unit kendaraan (motorcross) yang siap tarung. Selain itu, tim gabungan yang bermarkas di daerah Siriwini ini, akan menurunkan dan menampilkan sebanyak delapan (8) pebalapnya, baik untuk meng-gass full (race, red) di kelas pemula, lokal dan open serta special engine. Tak tanggung-tanggung, dari sejumlah nama pebalap di tim Arsy MX Racing ini, tercatat diantaranya Febrianto Hidayat (Keby 96), Aditia Putra, Ponco Camacho, Rahman Yusuf, Ipank Sedeng, Fery (Pade), Khusmayadi (24) dan M. Risky, ada 2 nama yang patut diperhitungkan, yakni Keby dan Khusmayadi. Kedua pebalap ini, dapat dikatakan akan mampu berbuat banyak. Pasalnya, seperti Keby (sapaan akrabnya) yang baru berumur 22 tahun, yang didatangkan langsung dari luar Papua ini nampak dari beberapa kali latihan terlihat akan mampu menjawarai iven yang bertajuk GTMX Kapolres Nabire Champion Series tahun 2019 ini. Selain Keby, pebalap dari tim yang dikomandoi Basri ini juga terdapat nama yang tidak asing lagi bagi pencinta otomotif di daerah ini. Dialah, Khusmayadi dengan nomor race andalannya 24. Khusnu, panggilan akrabnya itu kerap tancap gas di kejuaraan ataupun iven yang diselenggara di Nabire maupun di Papua. Beberapa kejuaraan balap, kayak motorprix dan road race kerap kali diikutinya dan tentunya mengantongi sejumlah prestasi yang membanggakan. Patut dinantikan, aksi garang para pembalap yang akan tampil di Grasstrack dan Motorcross Kapolres Nabire Champion Series yang akan dihelat 15 sampai 17 Maret 2019 di Sirkuit Bumi Mulia SPC Wanggar ini. Lantaran menurut informasi terakhir yang diterima awak media ini, ada ratusan pebalap yang akan turun dalam ajang itu, baik yang berasal dari Nabire (lokal), maupun dari luar Nabire, Papua dan Papua Barat, termasuk dari provinsi lain di Indonesia.(wan)