Aturan di Pasar Kalibobo Harus Dipatuhi Para Pedagang
NABIRE - Sektertaris UPTD Pasar Sentral Kalibobo, Yunus Kehek, menegaskan jika di Pasar Sentral Kalibobo ada aturan yang mengikat semua pedagang yang berjualan di tempat ini. Juga termasuk bagi para pedagang yang masuk ke lokasi pasar dengan menggunakan mobil. Pedagang ini pun harus mematuhi aturan dan tidak asal masuk.

NABIRE - Sektertaris UPTD Pasar Sentral Kalibobo, Yunus Kehek, menegaskan jika di Pasar Sentral Kalibobo ada aturan yang mengikat semua pedagang yang berjualan di tempat ini. Juga termasuk bagi para pedagang yang masuk ke lokasi pasar dengan menggunakan mobil. Pedagang ini pun harus mematuhi aturan dan tidak asal masuk.
Ditegaskan, di dalam Pasar Sentral Kalibobo ada Kantor UPTD Pasar Kalibobo. Kata dia, jika ada barang jualan yang akan dijual di dalam Pasar Kalibobo diharapkan ke kantor UPTD Pasar Kalibobo untuk melapor. Sehingga dari pihak UPTD bisa melihat dan menyiapkan tempat yang belum ditempati pedagang untuk dipakai berjualan.
“Para pedagang yang tadi saya panggil itu adalah pedagang lepas dalam arti mereka hanya sebatas drop jualan saja. Sejak dari tahun 2020 saya ditugaskan di sini, setelah itu di tahun 2021 kita panggil mereka dan kita buat kesepakatan karena mereka juga mencari makan. Kesepakatan itu terjadi dan jam jualan mereka batas hanya sampai jam 20.00 wit, setelah itu dari mereka berjualan lewat batas yang ditentukan makanya saya panggil dan menegur pedagang tersebut,” ujar Yunus Kehek saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (12/04/23).
Dirinya mengatakan, ada keluhan dari mama Papua yang berdagang di dalama pasar. Mama Papua meminta agar yang berjualan dengan mobil dihentikan karena mereka sudah melanggar batas yang ditentukan.
Setelah kepala badan mendengar informasi itu, selanjutnya meminta UPTD Pasar Kalibobo menertibkan kembali semua pedagang.
“Harapan saya kedepan pedagang ini harus tahu bahwa di dalam wilayah Pasar Sentral Kalibobo ada kantor perwakilan atau unit pembantu UPTD. Jadi kalau mau masuk tanya bapa dorang ada meja yang belum ditempati, sehingga kami siapkan tempatnya. Tapi kenyataan yang ada para pedagang hanya langsung masuk dan berjualan di sembarang tempat,” ujarnya. (rob)
Bagikan artikel ini



