Banyak Masalah Harus Diselesaikan Bersama di SDN Kampung Lani
NABIRE - Selaku guru senior yang kini baru dilantik menjadi atau menjabat Kepala Sekolah (Kepsek) di SD Negeri Kampung Lani Distrik Teluk Ki
Bagikan
NABIRE - Selaku guru senior yang kini baru dilantik menjadi atau menjabat Kepala Sekolah (Kepsek) di SD Negeri Kampung Lani Distrik Teluk Kimi, Orpa Ance Erari, S.Pd, oleh Bupati Kabupaten Nabire pada tanggal 5 Desember 2019 silam, namun dirinya menilai banyak masalah pendidikan yang harus diselesaikan secara bersama Dinas Pendidikan, pihak sekolah dan orang tua murid. Sebab, SDN Kampung Lani merupakan salah satu sekolah murid terbanyak di wilayah Distrik Teluk Kimi, sehingga masalah yang ada diharapkan dapay diselesaikan secepat mungkin demi pelayanan pendidikan yang lebih berkwalitas bagi peserta didik. Karena hingga saat ini sesuai data Dapodik jumlah murid SDN Kampung Lani berjumlah 350an murid, dimana jumlah muridnya dari kelas I hingga kelas VI semuanya kelas pararel, sehingga ruangan perpustakaan yang ada dijadikan sebagai ruangan dewan guru, sementara semua buku bacaan hingga buku pelajaran lainnya hanya bisa diletakan untuk sementara waktu pada ruangan kepala sekolah. Demikian kata Kepala SDN Kampung Lani Orpa Ance Erari, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Senin (3/2), di ruang kerjanya seraya menambahkan, sebagai kepala sekolah bersama dewan guru telah berkomitmen dengan prinsip pelayanan yang kurang akan dibenahi, yang tercecer dikumpulkan dan yang belum ada dimaksimalkan agar ada. Sebab hingga saat ini tenaga pengajar atau guru yang bertugas di SDN Kampung Lani Distrik Teluk Kimi sebanyak 14 orang, terdiri dari guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7 orang dan 7 guru lagi berstatus guru honor. Sehingga dengan prinsip pelayanan yang kurang dibenahi, yang tercecer dikumpulkan dan yang belum ada dimaksimalkan agar ada, dengan harapan kekurangan sarana dan prasarana diharapkan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan, sebab SDN Kampung Lani terlihat dari luar cukup bagus, tetapi dari dalam dan dekat perlu dilakukan rehap. Karena hingga saat ini tidak semua Ruangan Kelas Belajar (RKB) dipasang keramil, tetapi ada ruangan kelas yang hanya di semen dan lebih parah lagi ada sejumlah ruangan kelas yang atap daun senk sudah termakan usia dan bocor, sementara pada plafon juga ada yang rusak fatal.(des)
Bagikan artikel ini



