Belum Ada Juknis untuk BLT
NABIRE – Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan bantuan sosial (Bansos) berupa bantuan langsung tunai
Bagikan
NABIRE – Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan bantuan sosial (Bansos) berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga miskin selama masa pandemi virus corona. Namun, hingga saat ini di daerah, belum ada petunjuk pelaksanaan penyaluran BLT tersebut. Sekalipun banyak warga yang mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire untuk mempertanyakan penyaluran bantuan tersebut kepada masyarakat di daerah ini, Dinas Sosial Kabupaten Nabire belum menjawab pertanyaan warga soal penyaluran BLT di daerah ini. Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Zakeus Petege, di kantor Dinsos, Rabu (15/4) mengatakan hingga saat ini belum ada petunjuk teknis (Juknis) penyaluran Bansos BLT yang dipertanyakan masyarakat beberapa waktu terakhir ini. Oleh sebab itu, Dinsos Kabupaten Nabire belum bisa mengambil langkah. Sekretaris, Zakeus Petege menjelaskan, hingga saat ini Dinsos Nabire juga belum mengetahui keluarga sasaran yang menerima Bansos tersebut, apakah keluarga yang akan menerima itu berdasarkan data Program Keluarga Harapan (PKH) atau data keluarga lainnya. Karena, Kemensos belum menyampaikan data keluarga mana yang akan dipakai untuk menentukan keluarga penerima BLT di daerah. Zakeus menambahkan, apabila Kemensos memakai data keluarga peneriman Bansos seperti program PKH, bisa ditaksirkan keluarga penerima Bansos BLT sebanyak 14.000 sesuai dengan data peserta PKH di daerah ini. Tetapi, apabila Kemensos menggunakan data penerima Bansos dari data keluarga lain, bisa jadi jumlah keluarga penerima Bansos BLT kurang, hanya sekitar separuhnya. Sekretaris Dinsos bersama beberapa staf lapangan saat dijumpai mengungkapkan banyak warga yang datang ke kantor mempertanyakan Bansos BLT tersebut. Namun, tidak melayani warga dengan penjelasan yang memuaskan karena Dinsos Kabupaten Nabire belum mengetahui Juknis penyalurannya seperti apa. Oleh sebab itu, Zakeus Petege meminta warga sabar karena belum ada petunjuk teknis pelaksanaan penyaluran BLT di daerah.(ans)
Bagikan artikel ini



