NABIRE - Kemajuan pembangunan SD Negeri/Inpres Bumi Wonorejo, boleh dibilang salah satu SD yang terletak dalam kota yang kerap menjadi langganan korban banjir dan juga memiliki bangunan gedung yang cukup tua, namun dengan kehadiran Bernadeta Buttu,S.Pd.M.Pd sebagai seorang guru dan kepala sekolah perempuan yang boleh dibilang punya peduli untuk membangun dunia pendidikan. Untuk itu dalam waktu yang tidak terlalu lama, SD Negeri Inpres Bumi Wonorejo mulai dibangun bertahap mulai dari pembangunan Ruangan Kelas Baru (RKB) dan pembangunan RKB yang dilakukan secara bertahap dengan membongkar gedung atau RKB lama yang dinilai telah termakan usia dan diisi dengan RKB yang lebih layak dan semi permanen.Dan setelah fasilitas RKB telah selesai dibangun, kini dimulai dengan penataan halaman sekolah yang selama ini menjadi kolam akibat hujan dan banjir, sehingga terlihat sejumlah timbunan pasir telah diangkut dan dihamparkan di seluruh halaman sekolah, dengan harapan kelak lagi tidak ada genangan air dan anak–anak bisa upacara dan bermain saat jam istirahat.Dikatakan Bernadeta Buttu, kepada Papuapos Nabire, Selasa (14/2) di ruang kerjanya, pembangunan RKB dan penimbunan halaman dilakukan secara bertahap ini, hanya dengan dukungan doa dan tekat kerja keras kepala sekolah dan seluruh dewan guru, hingga kini terlihat ada wajah gedung yang layak.Untuk itu, dengan berkat dukungan doa dan kerja keras tersebut, kedepan akan lebih diprioritaskan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) agar anak-anak murid lulusan SD Negeri Bumi Wonorejo punya kwalitas SDM yang memadai di sekolah-sekolah lanjutan dan kelak kembali membangun daerah ini.Sebab untuk saat ini jumlah murid SD Negeri/Inpres Bumiwonorejo sebanyak 547 orang, dengan dukungan tenaga pengajar (guru) Pegawai Negeri Sipil (PNS) berjumlah 15 orang dan guru honor sebanyak 13 yang tentunya semua guru mempunyai tekat untuk terus membangun SDM yang handal disetiap lulusan. (des)