BPBD Tangani Banjir Yaro Lewat Pelurusan Kali
NABIRE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire mulai menangani banjir Kali Yaro lewat pelurusan kali. Lewat pelurusan sekitar 200 meter sudah dikerjakan tahap awal, BPBD juga membuka jalan darurat kurang lebih 300 meter di antara Yaro I dan Yaro II.

NABIRE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire mulai menangani banjir Kali Yaro lewat pelurusan kali. Lewat pelurusan sekitar 200 meter sudah dikerjakan tahap awal, BPBD juga membuka jalan darurat kurang lebih 300 meter di antara Yaro I dan Yaro II.
Pelurusan kali Yaro sepanjang 200 meter lebih dengan tinggi timbunan batu dan pasir setinggi 2 meter lebih sudah selesai dikerjakan. “Air di Kali mengalir lewat ini, kami pele dengan luruskan kali Yaro. Ada tanjung di depan jadi aman, kalau ditambah lagi dengan bronjongan,” tutur Kepala Pengendalian dan Logistik Bencana BPBD Nabire, Stefanus Tebay di atas bendungan pelurusan kali Yaro.
Menurut pantauan di lapangan, air di “tikungan patah” sudah mengering, hanya tidak akan bertahan lama jika pelurusan kali tidak diperkuat dengan bronjongan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR), Martinus Makai, Plt Kepala BPBD Kabupaten Nabire, Money bersama Sekretaris BPBD Nabire, Victor Fun mengunjungi pekerjaan tersebut, Rabu (23/3) siang.
Menurut BPBD Nabire, penanganan banjir Yaro, selain pelurusan kali tahap pertama dengan material lokal (batu dan pasir), untuk memperkuat pelurusan kali akan dilengkapi dengan pemasangan bronjongan. Agar kali Yaro yang nyaris memutuskan jalan antara SP I dan SP II Yaro. Sementara di pinggir kali Yaro khususnya di pinggir jalan poros akan dibangun dengan talut agar tidak melebar lagi di “tikungan patah” Yaro.
Disamping meluruskan kali Yaro, BPBD Nabire juga telah membuka jalan alternatif disamping jalan poros kurang lebih sepanjang 300 meter.
Plt Kepala Dina PUPR Nabire, Martinus Makai dan Sekretaris BPBD, Victor Fun (mantan kepala BPBD Nabire) tidak komentar soal pekerjaan tersebut saat meninjaua di lokasi. Demikian juga ketika dihubungi, Rabu malam melalaui telepon juga tidak menjawab. (ans)
Bagikan artikel ini


