NABIRE - Dihadapan para kepala-kepala sekolah tingkat SMP/MTs, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP/MTs yang juga kepala Sekolah SMP Negeri 1 Nabire, Pilemon Musendi, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan sudah 9 bulan wabah Covid-19 melanda negeri.

Pihak sekolah sudah sangat kewalahan soal pembelanjaan bahan–bahan Protokol Kesehatan (Prokes) yang habis pakai, karena hingga saat sumber dana sekolah hanya didapat dari sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Komite.

Sementara kita ketahui bersama, bahwa dana BOS maupun komite yang diberikan oleh orang tua murid lebih fokus digunakan untuk pembayaran gaji para guru honor dan juga kebutuhan sekolah lainnya.

Untuk itu, disampaikan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan agar ada alokasi dana Covid-19 baik dari pusat maupun daerah yang diberikan kepada pihak sekolah yang berada di zona merah.

Sebab selama adanya wabah corona ini pihak sekolah telah mengeluarkan biaya atau dana BOS dan komite untuk membelanjakan bahan–bahan Prokes yang habis pakai seperti sdan masker.

Sehingga perlu adanya kebijakan langsung bagi sekolah–sekolah yang berada di zona merah guna memantu pembelian bahan habis pakai, karena kita sama–sama tau kapan Covid—19 akan berakhir.(des)