PANIAI - Komandan Distrik Militer (Dandim) 1705/Paniai Letkol Inf Jimmy Sitinjak membantah kabar (informasi) dan pemberitaan yang menyebutkan adanya penyerangan dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Paniai, Senin (6/8) pagi kemarin. Tidak benar itu mas (panggil Dandim kepada media ini) ketika menjelaskan terkait isue pemberitaan tersebut. “Berita itu hoax pak Iwan. Saya sekarang ada di Enarotali. Anggota saya sudah dirawat dan kondisinya sudah membaik. Tidak ada yang disandera. Senjata sudah kembali dengan lengkap,” jelas Dandim ketika dikonfirmasikan awak media ini melalui pesan singkat telepon genggamnya.Jimmy Sitinjak menambahkan, yang terjadi sebenarnya ada sekelompok masyarakat yang menghadang tim survei program pemerintah pusat menyangkut kelistrikan yang dikawal anggotanya. Ini awalnya ada miskomunikasi saat itu. Jadi tidak benar kalau dikatakan tim survei ini dihadang KKB sampai dengan penyanderaan, apalagi disebutkan ada anggota TNI yang meninggal tertembak.Secara umum, lanjut Dandim 1705/Paniai, kondisi keamanan Kabupaten Paniai yang merupakan wilayah teritorial Kodim 1705/Paniai berkedudukan atau bermarkas di Nabire, saat ini aman dan kondusif. Tidak ada yang menonjol dan perlu dikuatirkan lagi, semua berjalan seperti biasa. (wan)