NABIRE - Belum lama ini, Pendeta Daniel Alexander, dalam siraman rohaninya saat memimpin ibadah di SMP Anak Panah, menyampaikan manusia itu sebelum berkeluarga, jodohnya sudah ditentukan dan jodoh itu diambil dari tulang rusuk.
Ketika seseorang orang telah menikah atau berkeluarga, berarti itu sudah jodohnya. Kata Pdt Daniel Alexander, ketika memimpin ibadah tersebut.


Setiap kunjungan Daniel ke Nabire, biasa dijadwalkan untuk memimpin ibadah, baik di ibadah komunitas pesat maupun gereja yang mengundangnya dan pada Minggu kemarin saat kunjungan, Daniel khotbah di SMP Anak Panah turut dihadiri Ketua Yayasan Pesat Pdt. Eliezer Edo.


Lanjutnya, jodoh itu telah ditentukan oleh Tuhan. Oleh sebab itu, dalam sejarah perkembangan sejarah manusia jaman Nabi Adam dan istrinya hawa, sesuai dengan firman Tuhan bahwa tidak baik seorang laki-laki hidup sendirian, maka diberikan seorang pendamping.


Seorang perempuan, katanya, karena itu dalam hubungan suami istri harus saling membantu dalam aktivitas sehari-hari dalam senang maupun susah sesuai perjanjian dalam pernikahan.


Berbicara soal tulung rusuk itu, tidak mengenal dari suku mana saja. Ketika orang itu berkeluarga dan ada contoh-contoh yang perlu kita pelajari ada pasangan suami istri yang beda keyakinan dan juga suku, namun mereka rukun.


Hal ini yang perlu kita pelajari jangan mengukur dari sisi ekonomi atau harta, namun keharmonisan dalam berumah tangga itu yang terpenting. "Soal berkat itu Tuhan yang akan mengaturnya," katanya.


Akhir dari pada ibadah, Ketua Yayasan Pesat juga berpesan agar wanita perlu mendapatkan perhatian serius dan mereka bebas berekspresi, bukan saja mereka harus bekerja sebagai ibu rumah tangga, tapi mereka bebas berekspresi.(ist)