NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bappeda Nabire telah mendata terkait penurunan angka kemiskinan hingga 20 persen ke bawah. Hal ini seperti terkemuka pada kegiatan perencanaan daerah yang digelar, pada pukul 11.00 WIT, di ruang kerja, Kepala Bappeda, Dr. H. Mukayat, S,Pd,.M.Si,M.Pd.


Dalam pendataan yang telah berjalan itu, Mukayat mengatakan, semua aspirasi menyangkut kebutuhan masyarakat dari tingkat kampung, distrik hingga daerah, tingkat kemiskinan trennya memang turun dari 2021 hingga 2022, dan itu adalah baik, namun angka kemiskinan itu masih bertengger di atas 20%.Lanjutnya, pada tahun ini sudah membaik turun hingga di bawah 15 persen. Alangkah baiknya angka kemiskinan itu turun hingga 10 persen ke bawah.


Mukayat menambahkan, hal penurunan kemiskinan ini akan lebih baik, dan bisa membawa Nabire dari daerah tertinggal. Karena Nabire secara makro sangat positif, dan nanti pada tahun 2025 semua bisa tepat sasaran dalam pengentasan angka kemiskinan, sehingga Nabire akan menjadi lebih baik maju dan makmur.


Dikatakan Mukayat, dengan program pemerintah yang langsung menyentuh ke masyarakat dapat membantu, dapat pendampingan serta pengelolaan dalam ekonomi. Artinya, masyarakat itu dapat menggerakkan ekonominya masing-masing, seperti dimulai dari ekonomi keluarga, sehingga kebutuhan masyarakat yang di kampung dan distrik berjalan dengan baik.(feb)