NABIRE - Debat publik sesi pertama untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah berlangsung Rabu kemarin di Auditorium RRI (16/10/2024), Pasangan Calon (Paslon) Martinus Adii dan Agus Suprayitno (MAAS) nomor urut satu, untuk meyakinkan masyarakat akan visi, misi dan program kerjanya.

Paslon nomor urut satu ini menyoroti pentingnya pemerintah harus memberikan rasa aman, dengan rasa aman semua bisa beraktivitas dengan nyaman, itu isu pertama.

Isu kedua tentang keadilan dalam segala aspek kehidupan, supaya tidak terjadi kecemburuan sosial. Pasloon nomor urut 1 ini memberikan contoh seperti pembagian jabatan OPD tidak boleh membeda-bedakan.

"Saya sudah melakukan survei angka kemiskinan, angka anak-anak tidak sekolah mencapai 11.355, kita sudah survei, kampanye ke pelosok-pelosok dan menemukan sekolah-sekolah yang rusak," ucap Paslon nomor urut satu.

Isu kesehatan, bagaimana jaminan kesehatan itu adil bagi semua supaya tidak ada lagi orang mengeluh tentang kesehatan.

Lanjutnya, isu infrastruktur. Ia menekankan pentingnya jembatan sebagai penghubung antar wilayah. Sementara ini masih banyak jembatan yang masih rusak. Isu berikut, ia akan membangun stadion baru untuk pemuda-pemuda Nabire yang berbakat, selain itu banyak manfaat kegiatan-kegiatan positif.

Paslon nomor urut satu ini juga menyoroti tentang keindahan alam bawah laut Nabire yang kaya akan keanekaragaman hayati. Wisata laut Nabire mempunyai potensi yang menjanjikan serta mempunyai, terumbu karang yang masih alami, berbagai jenis ikan dan Hiu Paus. 

Martinus Adii mengingatkan kembali bahwa Nabire ini harus aman, itu yang jadikan kata kunci Paslon. Ia juga mengungkapkan anggaran keamanan itu lebih besar.

Berikutnya masalah pertanian, isu kekurangan pupuk kembali mencuat dalam debat Pilkada beberapa waktu lalu. Isu terahir masalah K2 di Nabire yang saat ini belum selesai.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati, Agus Suprayitno sempat menambahkan tentang keamanan. "Kami mempunyai program keamanan per RT mendapatkan uang sebesar Rp100 juta," kata calon wakil bupati nomor urut satu.

Debat yang disiarkan langsung oleh Papuapos TV ini menarik perhatian banyak warga. Warga menilai debat ini cukup informatif dalam membantu mereka menentukan pilihan.(sam)