NABIRE - Bertempat di Kantor KPPN Jalan Merdeka Nabire, Papua Tengah, digelar kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-77. 

Kegiatan dihadiri, Kakanwil DJPB Provinsi Papua, Moudy Hermawan, anggota BPP Perwakilan Provinsi Papua Tengah, Petrus Waine, Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, Kepala KPPN Nabire, Dede Daman, SE, para pejabat administrator dan pengawas di lingkup Kementerian Keuangan, para pimpinan SKPD dan tamu undangan lainnya. 

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, dalam sambutannya mengatakan, peran UMKM sangat penting bagi perekonomian suatu bangsa. Dengan kata lain, merekalah urat nadi perekonomian Indonesia dan Papua Tengah pada khususnya. Dukungan pemerintah bagi UMKM sangat beragam dan terus digiatkan setiap tahun. 

“Sejak pandemic Covid-19 melanda, pemerintah meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) guna mendukung UMKM kembali bangkit. Sektor informal dan UMKM mendapatkan tekanan hebat pada masa itu dan kita bersyukur bahwa bencana tersebut sudah berlalu,” ujarnya. 

Selain dukungan pendanaan kredit murah, pemerintah juga terus berupaya mendorong para pelaku UMKM untuk on board ke platform digital melalui Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Hingga akhir 2020 sudah terdapat 11,7 juta UMKM on boarding dan mendorong perluasan ekspor produk. 

Katanya, dari 64,19 juta UMKM di Indonesia, sebanyak 64,13 juta masih merupakan UMK yang masih berada di sektor informal sehingga perlu didorong untuk bertransformasi ke sektor formal. Dukungan terkait perizinan dilakukan melalui UU Cipta Kerja yang telah disahkan pada tahun 2020 untuk memberikan kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan UMKM. 

Seiring perkembangan teknologi, era globalisasi maka strategi kunci untuk mendorong UMKM terus berkembang adalah menciptakan inovasi dan bersinergi. 

“Kita menghadapi tantangan ekonomi yang begitu dinamis, sehingga tidak ada jalan lain bagi kita kecuali untuk bekerja, bersatu dan bersinergi. Inovasi produk harus dilakukan untuk tetap meraih pangsa pasar dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Kami selaku pemerintah terus berkomitmen untuk membantu UMKM dengan beragam kebijakan dan program sinergi antara pemerintah pusat, Pemda, perbankan, perusahaan dan semua pihak yang berkepentingan agar UMKM kita mampu menjadi tuan di rumah sendiri,” ujarnya. 

Ujarnya, dengan semangat memperingati HORI ke-77, sebagai wujud kedaulatan dan simbol kebanggan bersama. “Mari terus kita tumbuhkan rasa bangga dan cinta dengan memakai produk-produk UMKM kita yang terbukti unggul dan tidak kalah dengan produk-produk negara lainnya,” kata Pj Gubernur Ribka Haluk.

Sementara itu, Kepala KPPN Nabire, Dede Daman dalam sambutannya mengatakan, UMKM dilaksanakan dalam memperingati HORI ke-77 sebagai implementasi DJPB Provinsi Papua dan KPPN Negeri selaku regional ekonomi berbasis kewilayahan meningkatkan pembangunan daya saing UMKM. Kegiatan hari ini diikuti 23 UMKM dari binaan mitra kerja KPPN Nabire.

Kepala KPPN Nabire juga menjelaskan, yang mengikuti UMKM hari ini diantaranya Bank BRI Nabire sebanyak 5 UMKM, Bank Papua Nabire 2 UMKM, Bank Mandiri 2 UMKM, dan sejumla UMKM lainnya. 

Lanjut Dede Daman, dukungan nyata terhadap pencapaian percepatan Papua Sehat dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Karang Mulia. Sementara untuk mendukung percepatan Papua Cerdas mendonasikan buku kepada komunitas pembaca. (feb/rob)