DLH Tempatkan 2 Bak Sampah di Pasar
NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup tempatkan dua bak sampah di pasar dalam kota Nabire. Namun, kesadaran warga terhadap kebersihan masih rendah sehingga sampah masih berserakan di sekitar bak sampah.

NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup tempatkan dua bak sampah di pasar dalam kota Nabire. Namun, kesadaran warga terhadap kebersihan masih rendah sehingga sampah masih berserakan di sekitar bak sampah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Kristianus Tekege di Ruang kerjanya, Senin (17/4) mengatakan untuk mengatasi sampah di pasar seperti Pasar Karang Tumaritis dan pasar lainnya telah menempatkan dua bak sampah di setiap pasar. Namun sampah masih saja berserakan di luar bak. Sebab, warga tidak membuang langsung ke bak sampah terutama pada malam hari tetapi membuangnya di luar bak sampah. Sebab itu pula, sampah masih saja berserakan.
Disamping membuang sampah di luar bak, Kristianus menambahkan ada ulah dari warga yang suka mengorek dan membongkar sampah, sekalipun sampahnya sudah dalam diikat dan di dalam karung dan atau plastik. Ada ulah sebagian warga yang suka mencari-cari bekas sampah, entah sisa makanan atupun barang bekas sehingga sampah yang dalam ikatan juga berbongkar dan berserakan.
Plt Kepala DLH Nabire menuturkan sudah ada koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar untuk menertibkan pembuangan sampah di pasar dan mengawasi pembuangan sampah termasuk menjaga bongkar-bongkar sampah di sekitar bak, tetapi hal ini belum terlaksana dengan baik. Sebab, warga masih membuang sampah di luar bak dan ada ulah dari warga yang suka cakar-cakar sampah.
Oleh sebab itu, kata Kristianus, akan kembali koordinasi dengan UPTD Pasar dan Lurah supaya warga membuang sampah ke dalam bak dan tidak ada warga yang suka cakar-cakar sampah untuk mencari sisa makanan dan barang bekas.
Sampah Oyehe
Menyingung sampah yang tertumpuk di Oyehe tetaptnya di lokai pasar mama-mama Papua, Plt Kepala DLH sampah yang masih menumpuk merupakan sampah lama. Sampah yang baru DLH tetap mengangkut sampah dari Oyehe ke tempat pembuangan akhir (TPA) Karadiri.
Krstianus menjelaskan, sampah lama tidak bisa diangkat dengan dosernya DLH karena kemampuannya kecil. Sementara alat berat yang dibutuhkan untuk mengangkut sampah lama di Oyehe butuh doser dengan kemampuan angkut besar.
Selain itu, doser DLH juga sudah rusak karena ada yang merusak doser tersebut pada malam hari beberapa waktu lalu. Sebab itu, DLH Nabire juga sedang sudah dengan alat angkut berupa doser untuk mengangkat sampah dri pasar. (ans)
Bagikan artikel ini



