Gerakan Pangan Murah Tak Hanya Terpusat di Kota
NABIRE – Belum lama ini pemerintah pusat melalui Badan Ketahanan Pangan Nasional telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Ttermasukdi Kabupaten Nabire yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan yang secara langsung dilaunching oleh Wakil Bupati Nabire, Ismail Djmaluddin.

NABIRE – Belum lama ini pemerintah pusat melalui Badan Ketahanan Pangan Nasional telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Ttermasukdi Kabupaten Nabire yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan yang secara langsung dilaunching oleh Wakil Bupati Nabire, Ismail Djmaluddin.
Dari kegiatan Gerakan Pangan Murah ini timbul sejumlah pertanyaan dari kalangan masyarakat yang tinggalnya di kampung–kampong. Mereka meminta agar Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan di kota. Sebab sebagian besar masyarakat ekonomi kecil tinggalnya di kampung–kampung.
Saat dikonfirmasi media ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP, M.Si, mengatakan, bicara soal ketahanan pangan, kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire tidak tinggal diam. Pihaknya telah menjalankan sejumlah program. Termasuk program ketahaan pangan berbasis lokal yang terpusat di 4 distrik wilayah Kabupaten Nabire. Antar lain Distrik Nabire, Makimi, Moora dan Distrik Teluk Kimi. Sasaranya tersebar di sejumlah kampung dengan program kegiatan ketahanan pangan untuk konsumsi pangan berbasis lokal.
Dengan tujuan untuk ketersediaan pangan bagi masyarakat, sehingga kegiatan gerakan pangan murah tidak semata hanya di kota. Tetapi dinas mempunyai tanggung jawab untuk menggerakan masyarakat di kampung-kampung. Agar ke depan mampu menyediakan pangan lokal bagi kecukupan kebutuhan keluarga.
Sebab berbicara soal Gerakan Pangan Murah sesungguhnya bukan tanggung jawab pemerintah pusat. Tetapi pemerintah daerah juga mempunyai kewajiban pangan bersama masyarakat atau petani menyedakan pangan bagi daerah. Agar kita di daerah tidak tergantung pada pemerintah pusat.
Untuk itu gerakan pangan berbasis lokal yang telah dilaksanakan di 4 distrik diharapkan menjadi embrio ke distrik dan kampung lain yang ada di Kabupaten Nabire. Sehingga diharapkan pula ke depan masing-masing keluarga bisa cukup menjawab kebutuhan keluarganya sendiri dengan ketersediaan pangan berbasis lokal. (des)
Bagikan artikel ini



