NABIRE – Anggota DPR Papua, John NR Gobai telah menemui staf khusus Menteri Perhubungan, Buyung Llana dan tenaga ahli Menteri Perhubungan, Andre Mulyana. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenhub Jakarta pada  8 Juli 2022 silam, membahas tentang pelayanan transportasi di Papua baik darat, laut hingga udara.

Menurutnya, persoalan transportasi di daerah-daerah tertentu di Provinsi Papua membutuhkan perhatian. Sehingga perlu ada solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, apalagi Papua masih butuh angkutan perintis.

"Kita di Papua masih butuh angkutan perintis. Jadi ka!i coba koordinasi dengan Kementerian,sapa tahu ada jalan keluarnya," ujar Gobai, Kamis (11/08/22).

Usai pertemuan dengan Kemenhub, ungkap Gobai, ia juga telah berkoordinasi dengan Plt. Kepala Kantor KSOP Kelas II Jayapura, Willem Fofif, pada Senin (08/08) di Jayapura.

Gobai mengusulkan agar KSOP menambah angkutan perintis di Kabupaten Mimika guna melayani Distrik Agimuga dan Kokonau dari pelabuhan Pomako. Termasuk dari dan ke pelabuhan Agats dan Mumigu melalui Agimuga dan Kokonau.

"Termasuk di Nabire terutama di wilayah pesisir. Mulai dari Distrik Teluk Umar, Kwatisore, Lagari, Mapan Wainami dan pelabuhan Warren Kabupaten Waropen. Wilayah-wilayah ini masih sangat membutuhkan angkutan laut perintis," ungkapnya.

Untuk itu, Dia meminta kepada KSOP Jayapura sebagai kordinator wilayah UPT Perhubungan Laut di Provinsi Papua, Ditjen Perhubungan laut Kemenhub, untuk menyurati Pemprov Papua melalui Gubernur agar mengadakan trayek angkutan laut khususnya kapal perintis di beberapa daerah yang membutuhkan. Seperti Nabire, Waropen dan Mimika.

"Jadi saya minta KSOP untuk surati Gubernur sehingga ada penambahan trayek kapal perintis di daerah yang sudah saya sebutkan tadi," pungkasnya. (tian)