NABIRE – Usai membuka Musyawarah Besar (Mubes) pencegahan HIV/AIDS dan penanggulangan Minuman Keras (Miras) Gubernur Papua Lukas Enembe menyempatkan diri melakukan dan melihat kondisi pembangunan bandara baru Douw Atarure di Kaladiri Distrik Wanggar. Pada kesempatan itu, Gubernur Lukas menyatakan mendukung penyelesaian pembangunan bandara yang direncanakan akan selesai tahun 2018 mendatang.   Ditemui dikediamannya, Bupati Isaias Douw, S.Sos kepada media ini mengatakan pasca kegiatan pembukaan Mubes HIV/AIDS dan Miras kemarin Gubernur Papua sempat melakukan kunjungan dan melihat dari dekat pembangunan bandara baru dari ujung bandara sampai di areal run way, dan ketika itu gubernur menyampaikan dirinya mendukung proses pembangunan bandara yang direncanakan menjadi bandara terbesar di wilayah Papua bagian tengah.  “Mudah-mudah beliua bisa menurunkan dana untuk membantu pembangunan bandara baru ini agar pembangunannya cepat selesai nantinya. Pesan terakhir beliau mudah-mudah saya terpilih kembali menjadi bupati agar Bandara Douw Atarure yang merupakan nama penghargaan yang diberikan masyarakat adat Nabire kepadanya ini dapat terealisasi secepatnya,” terangnya. Ini harapan beliau (gubernur, red) kepada kami pemerintah daerah, lanjut Bupati Isaias, karena bila nanti bupati yang lain belum tentu akan melanjutkan pembangunan bandara tersebut atau kalaupun diteruskan mungkin juga akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan prosesnya juga kembali panjang. Menjawab pertanyaan media ini terkait dana pembangunan bandara tersebut dari pusat, jelas Isaias Douw, dari dana pusat masih stanby dan ada satu dokumen atau syarat yang masih kurang dan harus dilengkapi yakni penyerahan asset dan lapangan terbang yang lama (yang ada sekarang ini) diserahkan kepada Kementerian Perhubungan, termasuk masih menunggu proses Amdal yang dalam proses di Pemprov Papua Jayapura. Terkait bandaran yang sekarang ini digunakan, terang Bupati Isaias, itu terserah pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang akan mengaturnya. Ini mengingat untuk pembangunan bandara baru Douw Atarure untuk merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. Dan kita berharap pula dari pihak Perhubungan Provinsi Papua melalui gubernur juga dapat membantu dan mendukung pembangunan bandara dimaksud. “Ya mudah-mudah pak gubernur juga membantu dan memberi dukungan dalam proses pembangunan bandara ini,” harap bupati.(wan)