NABIRE - Aliansi Masyarakat Orang Asli Papua Tengah (OAPT) berasal dari Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya dan Puncak, Selasa (12/03/2024) menggelar aksi demo damai di Jalan Merdeka, Perempatan Antonius Nabire.


Dalam aksi demo tersebut, massa menuntut agar hak kesulungan OAPT di DPR RI yang telah diserahkan secara noken kepada orang asli Papua Tengah segera dikembalikan. Selain itu, massa juga menuntut agar pelaku pelanggaran politik uang yang dilakukan oleh salah seorang penyelenggara Pemilu dari Bawaslu Papua Tengah untuk salah seorang Caleg DPR RI agar diproses secara hukum.


Dikatakan salah satu pengunjuk rasa, yang tidak mau menyebutkan namanya dalam orasinya, meminta agar KPU Papua Tengah dan Bawaslu Papua Tengah untuk mengembalikan hak kesulungan OAP.


Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni dan Ketua Bawaslu Papua Tengah, Markus Madai mengatakan, menerima aspirasi tersebut dan akan mempelajari apa yang disampaikan oleh massa aksi.


Menurut pantauan media ini, unjuk rasa ini berjalan dengan aman dan damai dengan dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Nabire yang dipimpin langsung Kapolres Nabire.(rob)