Hari Ini, Bandara Kaladiri Mulai Beroperasi
NABIRE - Plt Kepala UPBU Nabire, Jufripianto Pali mengatakan, pagi ini pukul 09.00 WIT, pihak Bandara bersama staf siap mengoperasikan atau mulai berkerja di Bandar Udara (Bandara) baru Kaladiri, Kamis, 22 Februari 2024.

NABIRE - Plt Kepala UPBU Nabire, Jufripianto Pali mengatakan, pagi ini pukul 09.00 WIT, pihak Bandara bersama staf siap mengoperasikan atau mulai berkerja di Bandar Udara (Bandara) baru Kaladiri, Kamis, 22 Februari 2024.
Disampaikan Plt Kepala UPBU Nabire, Jufripianto Pali, saat ini telah dilakukan peninjauan Bandara bersama Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Ribka Haluk dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah di Bandara Nabire.
Ditambahkan Jufripianto Pali, pesawat Wings berangkat diatas jam 9 pagi, jadi mereka harus mendarat di Bandara baru dan selanjutnya operasional seperti bisa di sana.
Untuk kesiapan menurutnya, pihak Bandara didukung Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire telah siap untuk dioperasikan.
Ketika ditanya soal pesawat perintis, Plt Kepala UPBU Nabire ini menjelaskan, pesawat perintis di tanggal 22 Februari 2024 masih mendarat di Bandara lama dan selanjutnya pada 23 Februari 2024 pesawat perintis juga akan beroperasi di Bandara Nabire yang baru.
“Di tanggal 22 Februari, ada pengoperasian dua Bandara. Maka, untuk pesawat perintis, setelah mereka melakukan penerbangan dibawah jam 12 dari Bandara lama dan saat landing terakhir akan kami arahkan mereka mendarat di Bandara baru, sehingga seluruh operasional pesawat ditanggal 23 Februari akan beroperasi di Bandara Douw Aturure yang baru,” jelasnya.
Disinggung soal kesiapan fasilitas Bandara, Jufripianto mengungkapkan, segala kebutuhan untuk pengoperasian Bandara baru sudah siap, walau ada beberapa yang menjadi kendala.
“Untuk air bersih, jaringan internet, jaringan telekomunikasi pesawat semua siap digunakan. Yang menjadi kendala adalah jalan yang masih dikerjakan (pengaspalan jalan),” ungkap Pali.
la juga menjelaskan, pengoperasian Bandara baru tetap sama dengan pengoperasian Bandara lama hal itu dikarenakan belum ada maskapai yang mengajukan delay di Bandara baru. “Operasi tetap sama dengan bandara lama, hanya kami pindah tempat,” kata Plt Kepala UPBU Nabire itu.
Dirinya berharap, pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten di Papua Tengah dapat mendukung beberapa fasilitas yang menjadi kekurangan di Bandara baru, terutama pengaspalan jalan menuju Bandara yang masih di aspal.(rob)
Bagikan artikel ini



