Hari Kedua Aksi 1 ASKPS
NABIRE - Hari kedua di Aksi 1 Analisis Situasi Konvergensi Penurunan Stunting (ASKPS), bertempat di Aula Bappeda Nabire, Jalan Merdeka Kabupaten Nabire, Rabu (3/4/2024), Tenaga Ahli dari Kementerian Dalam Negeri, Besse Kuti, S.T mengatakan, hari kedua ini bagian dari analisis situasi.

NABIRE - Hari kedua di Aksi 1 Analisis Situasi Konvergensi Penurunan Stunting (ASKPS), bertempat di Aula Bappeda Nabire, Jalan Merdeka Kabupaten Nabire, Rabu (3/4/2024), Tenaga Ahli dari Kementerian Dalam Negeri, Besse Kuti, S.T mengatakan, hari kedua ini bagian dari analisis situasi.
Lanjut, analisis itu untuk melengkapi data-data yang ada di data sasaran, data cakupan layanan untuk kesembilan ditator, ditambah dengan data supplier 35 indikator. Kemudian dilengkapi dengan pemetaan program, yang sumbernya dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing SKPD.
"Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni OPD pengampuh untuk percepatan penurunan stunting, OPD pengampuh sudah membuat masing-masing pelaporan/pengupload/pengedit data masing-masing terisi dalam aplikasi Web Kemendagri," kata Besse Kuti.
Dia menambahkan, hari ini semoga semua data sasaran, data cakupan, data suplay sudah terisi didalam aplikasi web Pangdam Kemendagri, itu yang menjadi target kita hari ini.
"Kemudian besok pagi kita akan mencoba menganalisis data dari OPD terkait untuk buatkan analisis untuk menetapkan lokus introspeksi tahun 2025 mendatang," ujarnya.
Jadi, katanya, besok lihat kondisinya bagaimana untuk menetapkan lokus tersebut, setelah ada lokus baru, OPD diharapkan membuat perencanaan kegiatan di tahun 2025 yang difokuskan pada lokus yang sudah disepakati.
Tambahnya, berdasarkan data yang sudah masuk diaplikasi, di hari Sabtu nanti, kita melakukan rempug stunting yang membahas beberapa hal. Kasus-kasusnya kemudian sebaran-sebaran, keluarga berisiko stuntingnya dimana saja, kemudian lokus yang sudah disepakati secara bersama yang sudah dibuatkan berita acara, kemudian dibuatkan Surat Keputusan (SK) Bupati.
Selain itu juga memaparkan semua kemampuan APBD Kabupaten Nabire, percepatan penurunan stunting masing-masing OPD terkait, selanjutnya akan membuat komitmen mulai dari pemerintah kabupaten dari bupati maupun wakil bupati.(sam)
Bagikan artikel ini



