Hiu Paus Jantan Mati, Terdampar di Pantai Sembor
NABIRE - Ikan Hiu Paus mati dan terdampar di Pantai Sembor, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, mendapat perhatian masyarakat Nabire dan dari Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Tengah, Yan Richard Pugu, S.Hut.,M.Si.

NABIRE - Ikan Hiu Paus mati dan terdampar di Pantai Sembor, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, mendapat perhatian masyarakat Nabire dan dari Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Tengah, Yan Richard Pugu, S.Hut.,M.Si.
Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Papua Tengah, Yan mengatakan, Hiu Paus berukuran besar (Rhincodon Typus) berukuran 5,5 meter dan lebar 1,2 meter tersebut ditemukan mati terdampar di Pantai Sembor Nabire sekitar pukul 09.00 WIT, berdasarkan informasi dari warga setempat.
Tim dari Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) telah melakukan observasi lokasi. Dari pengamatan, Hiu Paus berkelamin jantan tersebut memiliki panjang 5.5 meter dasn lebar 1.2 meter.
Menurut Pantauan Papuapos di lapangan ikan tersebut dari bagian luar tubuh Hiu Paus tersebut tidak ditemukan luka atau tanda yang mengindikasikan adanya perburuan oleh pihak tertentu.
Diduga, Hiu Paus tersebut mengejar pakan hingga ke perairan dangkal. Namun untuk menjawab penyebab lain, pihak Dinas Lingkungan Hidup Papua Tengah telah berkoordinasi dengan pihak karantina hewan, jika memungkinkan dilakukan autopsi dan rencana selanjutnya, bersama pihak TNTC dan masyarakat sekitar dan Hiu Paus tersebut akan segera dikuburkan.
Sebagai informasi, Hiu Paus adalah spesies ikan yang terbesar dan bukanlah Paus. Hiu ini diduga dapat tumbuh sampai 18 samapai 20 meter, walaupun sangat jarang ditemukan spesimen yang berukuran di atas 12 M dengan bobot 20 ton. Walaupun ukurannya besar, Hiu ini cenderung jinak dan tidak berbahaya untuk manusia.
Memiliki kulit setebal 2 MM yang berwarna abu-abu yang dihiasi totol-totol putih. Menurut para ilmuwan, pola totol-totol itu dianggap unik untuk masing-masing individu dan dapat digunakan sebagai dasar identifikasi individu Hiu Paus.(rob)
Bagikan artikel ini



