Honorer K2 Gelar Aksi Donasi
NABIRE - Tenaga honorer K2 Kabupaten Nabire membuat aksi demo untuk mengecek nasib mereka ke Bupati Nabire, Senin (17/4/23) di halaman Kantor Bupati Nabire. Karena sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Nabire. Para honorer K2 menanyakan hak mereka dan mereka juga menanyakan kepada bupati kenapa hingga saat ini belum ada titik terang nasib mereka.

NABIRE - Tenaga honorer K2 Kabupaten Nabire membuat aksi demo untuk mengecek nasib mereka ke Bupati Nabire, Senin (17/4/23) di halaman Kantor Bupati Nabire. Karena sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Nabire. Para honorer K2 menanyakan hak mereka dan mereka juga menanyakan kepada bupati kenapa hingga saat ini belum ada titik terang nasib mereka.
Saat aksi K2, kordinator mengatakan, tujuan kita di sini sudah jelas dan ada surat dari Mahkamah Agung dan ini bukti keseriusan pihaknya untuk Pemkab Nabire. Lanjut dia, pihaknya datang dalam keadaan tenang dan baik. Dirinya berharap tidak ada pihak yang menghalangi karena ini hak dan tidak menginginkan adanya perpecahan antara pihaknya dengan pemerintah.
Lanjut koordinator, dirinya harus bicara ini karena bertepatan Bupati Nabire ada. Kata dia, jika bupati tidak menyikapi ini Nabire dalam bahaya. Dirinya berharap bupati sebagai kepala daerah harus menunjukkan yang baik tentang hak dan nasib tenaga honorer K2.
“Dan kami menilai kepada DPR tidak mampu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Kabupaten Nabire,” tuturnya.
Ditambahkan salah satu honorer K2 yang sudah 8 tahun honor di Distrik Siriwo, dirinya merasa tidak senang dengan sikap Bupati Nabire hari ini.
“Kami anak-anak negri datang ke sini untuk menanyakan hak kami dan bupati adalah seorang bapa yang mengatur pemerintahan di Kota Nabire jadi keluar dan bicara dengan kami anak-anak. Jangan di dalam ruangan saja baru lihat kami anak-anak negri yang berdiri jadi pengemis di negrinya sendiri,” tuturnya.
Dirinya berharap Bupati Nabire untuk lanjuttan untuk K2 bulan depan, dan tidak seperti sekarang ini. Karena berbahaya untuk bupati dan Kabupaten Nabire ini.
“Mungkin untuk sementara waktu kami tenaga honor K2 akan memalang kantor-kantor yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire karena kami sudah nyatakan sikap dan akan mogok kerja,” ujarnya. (rob)
Bagikan artikel ini



