NABIRE - Sejak diguyur hujan dari petang hingga malam kemarin (hujan semalam) dikabarkan sejumlah rumah warga di Kampung Jaya Mukti Distrik Yaro Kabupaten Nabire tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Informasi juga menyebutkan,  berapa pemukiman warga ini juga terancam banjir dari luapan Kali Merah yang berada di sekitar daerah tersebut, termasuk ancaman luapan Kali Yaro yang tidak jauh dari rumah penduduk setempat.Seperti dilansir dari laman Nabire.net, beberapa orang warga menyebutkan Kampung Jaya Mukti (Yaro 2) jalur 3, Distrik Yaro mulai tergenang air, bahkan terancam banjir. “Air mulai menggenangi halaman rumahnya,” kata salah satu warga.Sementara warga Jaya Mukti lainnya, menambahkan, Kampung Jaya Mukti sudah mulai terendam banjir lokal. Dirinya berharap agar Kali Yaro tidak ikut meluap. “Untuk jalur 1 hingga jalur 4 Kampung Jaya Mukti, kami dapat info ada luapan Kali Merah. Sementara masih banjir lokal. Sedangkan untuk Kali Yaro masih menunggu info, sampai saat ini hujan masih belum redah, depan rumah saya sudah seperti Kali,” tutur warga, sebut saja mas Pur.Sementara itu, menurut Prakirawan BMKG Nabire, Eusebius Andronikus, hingga saat ini (tadi malam, red) masih ada awan hujan tebal diatas Nabire. Durasi hujan diperkirakan masih agak lama tapi dengan intensitas ringan.Sekedar menambahkan dan seperti diketahui sejumlah Kampung di Distrik Yaro sering menjadi langganan banjir jika hujan deras terjadi cukup lama. Hal ini disebabkan wilayah tersebut dekat dengan Kali Yaro, sehingga jika kali tersebut meluap, maka dapat dipastikan banjir akan menggenangi Kampung Yaro Makmur.Jauh-jauh hari, warga sendiri sudah sering meminta kepada pemerintah agar bisa mengatasi persoalan banjir di Distrik Yaro. Penyebabnya sudah pasti Kali Yaro, sehingga pemerintah seharusnya melakukan normalisasi Kali Yaro agar kejadian ini tidak terulang lagi di masa mendatang.(wan/ist)