HUT ke-61 YPK Bergeser ke Timur Bukan Sebuah Kebetulan
NABIRE - Pada saat pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul di wilayah Distrik Napan pada tanggal 14 Agustus 2022 lalu, Ketua Alumni Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Davitzon Y. Manuaroan, SH, mengatakan, jika Tuhan ijinkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 YPK pada Maret 2023 akan bergeser ke wilayah timur Nabire. Sepertinya perkataan Ketua Alumni YPK ini merupakan sebuah janji iman yang harus ditepati. Sehingga untuk merayakan HUT ke-61 YPK di Tanah Papua tingkat Kabupaten Nabire terbuki dipusatkan di wilayah Distrik Napan lebih tepat di Kampung Weinami.

NABIRE - Pada saat pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul di wilayah Distrik Napan pada tanggal 14 Agustus 2022 lalu, Ketua Alumni Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Davitzon Y. Manuaroan, SH, mengatakan, jika Tuhan ijinkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 YPK pada Maret 2023 akan bergeser ke wilayah timur Nabire. Sepertinya perkataan Ketua Alumni YPK ini merupakan sebuah janji iman yang harus ditepati. Sehingga untuk merayakan HUT ke-61 YPK di Tanah Papua tingkat Kabupaten Nabire terbuki dipusatkan di wilayah Distrik Napan lebih tepat di Kampung Weinami.
Sehingga jelang akhir bulan Februari tahun 2023, sejumlah persiapan telah dilakukan. Dimana pusat kegiatan pada puncak HUT ke-61 YPK di Tanah Papua dan rencananya akan langsung dihadiri PJ Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, mantan Bupati Puncak Jaya, DR. Yuni Wonda, S.Sos, S.Ip, MM, dan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si sekaligus selaku alumni SMA YPK Nabire.
Davitzon Manuaro saat ditemui Papuapos Nabire, Kamis (2/3/23) mengatakan, selaku mantan–mantan alumni YPK hadir sebagai jawaban bukan pertanyaan. Sehingga dimanapun dan kapanpun alumni siap menjadi jawaban bagi bangsa di atas tanah Papua.
Kata dia, di sini alumni dapat menunjukan profesionalisme, kepedulian dan kasih, berarti alumni siap sebagai jawaban. Untuk itu pihaknya memilih distrik Napan sebagai pusat kegiatan HUT ke-61 YPK di Tanah Papua.
”Hari ini Nabire jadi mewah dan hebat serta berubah menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah, ternyata Napan sebagai jawaban pemerintahan pertama Paniai di Napan,” tuturnya.
Dalam perjalannya sebagai ibu kota pemerintahan pertama Kabupaten Dati II Paniai kala itu, Distrik Napan dalam perjalannya telah melahirkan 4 distrik baru yakni Distrik Makimi, Distrik Siriwo, Distrik Wapoga dan Distrik Moora.
Untuk itu Napan juga hadir sebagai awal bergeraknya injil di wilayah timur. Sehingga alumni YPK hadir dengan symbol iman, pengharapan dan kasih. Dan kasih adalah jawaban yang lahir di tengah–tengah masyarakat, karena di balik kasih ada hikmat.
Lebih lanjut dikatakan, harus dipahami bahwa giat alumni YPK di Napan sebagai bukti kebangkitan YPK dalam peradaban baru menuju YPK yang bermartabat di atas negeri dan tanah ini. Untuk itu pada puncak HUT YPK akan dihadiri 27 jemaat GKI di wilayah Klasis Nabire Timur dan sekolah-sekolah YPK yang ada di Kota Nabire.
Karena sekolah YPK di manapun berada merupakan anak kandung dari Gereja Kristen Injilih (GKI) di atas tanah Papua. Sehingga diharapkan jangan sampai anak kandung berdiri tanpa orang tua. Sebab alumni hadir sebagai filter perubahan untuk YPK ke arah yang berguna.(des)
Bagikan artikel ini



