Inarius Douw Buka Suara
NABIRE - Bertempat di salah satu cafe dalam kota Nabire, Rabu (13/03/2024), Inarius Douw melakukan jumpa pers dengan sejumlah awak media, terkait hasil suara yang hilang dan mengecewakan para Caleg DPR - RI.

NABIRE - Bertempat di salah satu cafe dalam kota Nabire, Rabu (13/03/2024), Inarius Douw melakukan jumpa pers dengan sejumlah awak media, terkait hasil suara yang hilang dan mengecewakan para Caleg DPR - RI.
Dikatakan Inarius Douw saat jumpa pers, Bawaslu provinsi tidak ambil sikap tegas karena mereka adalah pelaku utamanya. Dan kalau Central Gubernur tidak ambil tindakan, mereka adalah pelaku utama. Kalau KPU tidak ambil itu, berkata pelaku utamanya karena mereka ikut membantu saudara ini sakit hatinya.
"Kita anak negeri dan kami minta untuk dan tolong ambil tindakan keras untuk pelaku ataupun aktor utamanya," tegasnya.
Lanjut dia, jujur hal ini tidak sampai di masyarakat, karena apa? "Tiba-tiba yang saya punya di tempat saya, contoh ini contoh di tempat saya yang seharusnya dapat 24.000, saya dapat hanya 2.000, itu pun dipotong sampai 1000," ungkap Rius panggilan akrabnya.
Untuk itu, Rius Douw berharap dan minta untuk KPU, bahwa seluruh tahapan Pemilu ke depan itu kiranya menjaga harga diri dan martabat sebagai orang Papua. "Karena hari ini saya sesalkan, karena semua penyelenggara itu bukan orang pendatang, tapi biar lebih baik. Mengapa orang Papua sendiri, yang mainkan orang Papua, lebih bagus orang pendatang mereka masih berpikir bahwa harus kita punya putra daerah hidup bisa berdampingan," ujarnya.
Mereka, imbuh Rius Douw, berpikir bagaimana mengamankan yang masih bisa diamankan. Mungkin besok dari keputusan harus ada putra-putri negeri ini diputuskan untuk mereka duduk.
"Karena ini semua diatur oleh daerah, kita punya kepentingan daerah. Saran ke depan, KPU harus jujur. KPU harus mementingkan kepentingan daerah dan negeri ini. Mungkin itu dari saya, terima kasih," pungkasnya.(rob)
Bagikan artikel ini



