NABIRE - Inspektorat Kabupaten Nabire berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelengaraan tata kelola pemerintahan kampung dan keuangan di 72 kampung yang ada di wilayahnya, agar berjalan semakin akuntabel dan transparan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Nabire, Obeth Kareth, S.Sos., CGCAE, menyatakan sebagian besar tata kelola pemerintahan dan keuangan di puluhan kampung tersebut secara umum sudah berjalan dengan baik.

“Sebagian besar tata kelola pemerintahan kampung dan keuangan sudah berjalan bagus,” kata Obeth saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/9/2026).

Kendati demikian, baru terdapat dua distrik di Kabupaten Nabire yang ditunjuk dan dijadikan sebagai percontohan dalam penerapan tata kelola terbaik.

Penunjukan ini menyusul keikutsertaan perwakilan pejabat daerah setempat dalam Pelatihan Kepimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV di Makassar pada bulan lalu.

Ada pun kedua wilayah yang terpilih menjadi percontohan tersebut meliputi Distrik Nabire Barat dan Distrik Nabire Kota. Obeth menjelaskan, dari Distrik Nabire Barat yang memiliki total lima kampung, proyek perubahan ini difokuskan pada tiga kampung tertentu.

“Dari Distrik Nabire Barat lima kampung, tetapi dari proyek perubahan hanya tiga kampung, yaitu Kampung Wadio, Kampung Bumi Raya dan Kampung Kali Semen. Untuk Distrik Nabire Kota, tiga kampung, yaitu Kampung Kalisusu, Kampung Kali Harapan dan Kampung Sanoba,” jelasnya. (sam)