Jangan Korbankan Saudara, Istri untuk Sebuah Jabatan
NABIRE - Jangan pernah korbankan saudara, istrimu dan keluarga serta orang lain untuk sebuah jabatan. Demikian terang Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni, di sela-sela peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah tahun 2024.

NABIRE - Jangan pernah korbankan saudara, istrimu dan keluarga serta orang lain untuk sebuah jabatan. Demikian terang Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni, di sela-sela peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah tahun 2024.
Ucapan terimakasih kepada seluruh penyelenggara KPU dan pihak keamanan atas peluncuran acara ini. "Doakan kami anak, bapak/ibu semua agar kami bisa menjalankan tugas dan bertanggung jawab. Mereka hadir lengkap dari 8 kabupaten, pesta itu bukan baku pukul atau baku bunuh," kata Jennifer di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705, Sabtu (22/06/2024) sekitar pukul 20.00 WIT.
Ini akan menjadi tonggak sejarah untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah.
"Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah 2024, merupakan tonggak sejarah bagi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk pertama kali yang akan dipilih secara langsung, pemilihan ini tidak hanya menjadi tonggak lokal kita, tetapi juga kesempatan kita menetapkan arah masa depan yang lebih cerah untuk Papua Tengah," katanya.
Lanjut dia, kita bersama-sama untuk berkomitmen mensukseskan pemilihan karena pemilihan ini tidak hanya memilih tentang figur-figur politik, tetapi juga memperkuat pondasi demokrasi kita.
Tegas Jennifer Darling, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah yang satu agar dapat berjalan aman dan bermartabat dan damai.
Pesta rakyat yang akan dilakukan KPU Provinsi Papua Tengah adalah pesta yang membangun peradaban. "Pesta demokrasi yang sudah kita lalui dan yang sedang kita lalui, adalah pesta yang membangun sesuatu peradaban, pesta ini bukan pesta untuk membantai orang bukan pesta untuk mencurahkan darah orang, bukan untuk membangkitkan amarah dan dengki permusuhan," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



