Jelang Nataru, Stok Beras Aman Hingga Maret 2026

NABIRE - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), masyarakat Nabire dan sekitarnya kini dapat bernapas lega. Perum Bulog Cabang Nabire menjamin ketersediaan stok beras di wilayah tersebut akan aman, bahkan hingga beberapa bulan ke depan.
Pihak Bulog menegaskan bahwa stok yang tersedia saat ini sudah memenuhi standar ketentuan. Asisten Manajer Bisnis Bulog Nabire, Mohammad Rahadian, menyampaikan langsung jaminan tersebut saat diwawancarai awak media di Pantai Nabire pada hari Kamis (13/11/2025).
Menurut Rahadian, sesuai ketentuan internal, Bulog wajib menjaga ketersediaan beras untuk jangka waktu minimal tiga bulan ke depan. "Sesuai ketentuan dari Bulog sendiri memang kita harus menjaga ketersediaan beras itu minimal 3 bulan ke depan," ujarnya.
Terkait dengan kondisi stok saat ini, Rahadian memastikan bahwa persediaan di gudang Bulog Nabire berada dalam kondisi yang sangat aman dan mencukupi.
Ia menyebutkan bahwa jumlah beras yang tersimpan cukup banyak dan siap didistribusikan. Hal ini memberikan keyakinan bahwa kebutuhan pangan pokok masyarakat akan terpenuhi tanpa kendala.
Lebih lanjut, Rahadian memproyeksikan bahwa cadangan beras yang dimiliki Bulog Nabire saat ini tidak hanya cukup untuk menghadapi lonjakan permintaan selama Nataru, tetapi juga akan bertahan hingga kuartal pertama tahun depan.
"Harapannya kami sampai di tahun depan, entah itu di Februari atau di Maret itu masih cukup," tegasnya, menunjukkan perencanaan jangka panjang dalam menjaga stabilitas pasokan.
Kepastian ketersediaan stok ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat akan potensi kelangkaan atau kenaikan harga beras menjelang masa-masa perayaan hari besar.
Dengan jaminan dari Bulog, stabilitas harga dan pasokan beras di Nabire diharapkan tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa merayakan Nataru dengan tenang.
"Kalau untuk persiapan Natal dan Tahun Baru, insya Allah tercukupi," tutup Mohammad Rahadian, memberikan penekanan bahwa masyarakat tidak perlu panik atau melakukan penimbunan, karena Bulog Nabire telah mengambil langkah antisipasi yang matang untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh warga.(sam)
Bagikan artikel ini



