NABIRE - Tahun 2020 lalu terlihat adanya jebolan pada salah satu sisi di Jembatan Smoker. Kini terlihat ada jebolan baru di bagian kiri arah timur. Kini terlihat sudah ada dua jebolan pada Jembatan Smoker.

Sementara belum adanya jebolan kedua, Kepala Kelurahan Sirwini, Deni S. Bindosano secara tegas telah menyurati para pengusaha pemilik mobil kontainer agar tidak lagi membawa beban berat dan melewati Jembatan Smoker.

Kondisi bagian bawah pada abutmen jembatan sudah terlihat ada longsoran. Dirinya selaku kepala kelurahan meminta agar tidak ada aktifitas kendaraan kontainer dengan muatan berat melewati Jembatan Smoker lagi.

Dengan adanya longsoran pada Jembatan Smoker saat ini membuat masyarakat yang melewati jembatan sangat berhati–hati, terutama bagi masyarakat pejalan kaki. Sebab kedua lubang longsoran itu berada pada pinggiran jembatan.

Saat Papuapos Nabire mengambil gambar pada Selasa (4/10/22) ada beberapa warga di seputar Pasar Smoker meminta agar wartawan mengambil gambar yang besar serta tulis juga yang besar sehingga bisa dilihat oleh pemerintah.

Masyarakat juga meminta agar ada perhatian langsung dari pemerintah dengan mengambil langkah untuk melakukan perbaikan. Sebab pada saat ini di setiap pagi dan sore hingga malam hari, Kota Nabire selalu diguyur hujan dengan intensitas deras.

Berdasarkan fakta dan data di lapangan, longsornya dua lubang pada abutmen Jembatan Smoker, bukan unsur kesengajaan manusia. Tetapi akibat guyuran hujan deras yang disertai banjir yang deras.

Sehingga diharapkan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui dinas terkait segerah mengambil langkah. Sebelum adanya kerusakan yang besar atau lebih fatal lagi yang pada akhirnya membuat aktifitas masyarakat menjadi lumpuh. (des)