NABIRE - Jika para petugas SPBU Oyehe masih terus melayani mobil nangka (mobil dengan tangki dimodifikasi) maka sanksinya SPBU itu terancam akan ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Nabire. 

Pada Rabu (31/8/22), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd melakukan sidak di SPBU Oyehe dan melakukan pertemuan dengan pemilik SPBU. Pada saat pertemuan, Kepala DPMPTSP secara lansung menanyakan pelayanan bagi para oknum sopir mobil nangka. Namun secara tegas dikatakan oleh pemilik SPBU bahwa dirinya tidak tahu soal hal tersebut.

”Jika saudara masih terus melayani mobil nangka, selaku kepala dinas akan melaporkan hal ini kepada Bupati Nabire. Dan SPBU saudara sebaiknya ditutup saja dari pada saudara melayani mobil nangka yang membuat antrian terus berkepanjangan,” ujar Kepala DPMPTSP Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd.


BACA berita selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau kunjungi edisi koran digital epaper di https://www.papuaposnabire.com/epaper